KBRI Riyadh Fasilitasi Pertemuan Bisnis Secara Daring di Arab Saudi

kbri-riyadh-fasilitasi-pertemuan-bisnis-secara-daring-di-arab-saudi
Sindikat Post – Pemerintah melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Riyadh dan Atase Perdagangan Riyadh memfasilitasi pertemuan bisnis secara daring antara pengusaha kedai kopi Indonesia dengan pebisnis makanan dan minuman Indonesia di Arab Saudi pada 13 Februari lalu.kbri-riyadh-fasilitasi-pertemuan-bisnis-secara-daring-di-arab-saudi

Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi Abdul Aziz Ahmad menjelaskan KBRI Riyadh mempertemukan Rani Mayasari yang merupakan pemilik Kopi Gade, Della Mifti, dan eksportir kopi Java Halu, dengan Harsono, selaku pemilik Restoran Bandar Jakarta Group. Harsono juga dikenal sebagai pebisnis Indonesia yang telah memiliki tiga toko Indonesia di Arab Saudi, yaitu Toko Cianjur, Toko Borobudur, dan Indonesia Market.

“Fasilitasi pertemuan bisnis diberikan untuk meningkatkan penetrasi pasar ekspor produk kopi Indonesia di Arab Saudi. Melalui fasilitasi ini, diharapkan Indonesia dapat menjadi salah satu sumber daya bisnis kopi di Arab Saudi yang sedang tumbuh pesat,” ucap Aziz.

Menurut Aziz, bisnis kedai kopi di Arab Saudi saat ini mengalami peningkatan yang sangat pesat karena masyarakat Saudi memiliki akar budaya minum kopi. Kopi telah dikonsumsi di Semenanjung Arab sejak abad ke-15.

Selain itu, kopi menjadi pusat perhatian di berbagai pertemuan sosial dan dikonsumsi hingga malam hari karena larangan alkohol sepenuhnya di negara-negara yang sangat Islami. Warisan Budaya Tak Benda UNESCO juga menggambarkan budaya kopi Arab Saudi sebagai tanda dari ‘seremonial kemurahan hati’.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page