Kejari Surabaya Tuntut Ringan Pelaku Penyekapan

Sindikat Post, Surabaya – Dari informasi yang didapat media ini, Kejari Surabaya (Kejaksaan Negeri Surabaya) melalui Jaksa Penuntut Umum (JPU) Darwis, S.H., M.H., pada 25 Januari 2024 lalu, menuntut 6 bulan penjara dipotong masa tahanan terhadap tersangka kasus penyekapan atau perampasan kemerdekaan seseorang bernama Danny Indarto.

Tuntutan ringan yang dilakukan Jaksa Darwis tersebut menjadi pertanyaan publik, karena tersangka Danny Indarto Terbukti bersalah melakukan tindak pidana sengaja menganjurkan supaya orang lain melakukan perbuatan perampasan kemerdekaan seseorang, sebagaimana diatur didalam pidana dalam pasal 333 ayat (1) KUHP Jo pasal 55 ayat (1) ke-2 KUHP.

Kejari Surabaya Tuntut Ringan Pelaku Penyekapan, Ada Apa ? Dalam pasal 333 ayat (1) KUHP mengatur tentang perampasan kemerdekaan seseorang, yang diancam dengan pidana penjara paling lama 8 tahun. Pasal 55 ayat (1) ke-2 KUHP mengatur tentang turut serta melakukan perbuatan, dengan memberikan bantuan, dalam hal ini menganjurkan.

Untuk mengetahui dasar penuntutan ringan atas terdakwa dengan nomor perkara 2476/Pid.B/2023/PN Sby, yang disidangkan di Pengadilan Negeri Surabaya, media ini melakukan konfirmasi ke Kasi Pidum Kejari Surabaya, Ali Prakoso pada Rabu (7/2/2024) pukul 18.04 Wib, via pesan WhatsApp.

Dari jawaban Ali Prakoso, mengarahkan media ini untuk konfirmasi ke Kasi Intel Kejari Surabaya. “Utk konfirmasi prkra bsa dismpaikan ke ksi intel kmi selaku pejabat informasi dr kejari sbya…” jawab Ali Prakoso via pesan Whatsapp, Rabu (7/2/2024) pukul 18.40 Wib

Dari arahan tersebut, media ini melakukan konfirmasi via pesan WhatsApp ke Kasi Intel Kejari Surabaya bernama Putu Arya Wibisana, pada Rabu (7/2/2024) pukul 19.10 Wib.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page