Diduga Exchanger Robot Trading Fahrenheit di Surabaya Terkesan Kebal Hukum

IMG 20220922 104806
Sindikat Post, Surabaya – Penyidik subdit V Dittipideksus Bareskrim Polri memanggil 3 warga Surabaya berinisial SS, KGS, dan T sebagai saksi dalam perkara penipuan investasi bodong robot trading Fahrenheit. SS dan KGS dipanggil pada tanggal 29 Maret 2022, dan T dipanggil pada 14 April 2022.

Dalam surat panggilan, mereka diminta keterangan sebagai saksi, dalam perkara dugaan tindak pidana menawarkan produk yang tidak sesuai dengan janji, etiket, iklan maupun promosi dan/atau pelaku usaha distribusi sistem skema piramida dan/atau pelaku usaha yang melakukan distribusi penjualan tanpa memiliki ijin dan/atau pencucian uang terkait dengan penjualan paket Fahrenheit Robot Trading.

Robot trading fahrenheit Polisi dalan hal ini merujuk Pasal 62 jo Pasal 8 Ayat (1) huruf f Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dan/abu Pasal 105 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang P<dagangan dan/atau Pasal 106 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan dan/atau Pasal 3, Pasal 4, Pasal 5 Jo Pasal 10 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pemberantasan dan Pencegahan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang terjadi di Jakarta, Surabaya dan wilayah hukum Indonesia lainnya sekira Tahun 2021 sampai dengan sekarang yang diduga dilakukan oleh PT. FSP Akademi Pro.

Untuk mengetahui perkembangan dan status setelah pemanggilan, media ini melakukan konfirmasi ke penyidik subdit V Dittipideksus Bareskrim Polri, AKP Mira pada Senin (19/9/2022) siang.

Robot trading fahrenheit “Selamat sore maaf pak. Saya kebetulan sudah mutasi ketempat lain silahkan konfirmasi kesini+62 821-9415-xxxx ya pak. Kompol Besrom. Kasubnit,” jawab AKP Mira via pesan aplikasi. Senin (19/9/2022) sore.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Alert: Baca Boleh, Coppas Jangan - Berkaryalah Semampu Anda