BKKBN Jatim dan Titik Mas’udah Giat Sosialisasi Stunting di MWC NU Nganjuk

Kegiatan Promosi dan KIE Program Percepatan Penurunan Stunting Wilayah Khusus Provinsi Jawa Timur bersama Mitra Kerja Tahun 2022

bkkbn-jatim-dan-titik-masudah-giat-sosialisasi-stunting-di-mwc-nu-nganjuk
Sindikat Post, Nganjuk – Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur ( BKKBN Jatim ) bersama mitra Komisi IX DPR RI, menggelar Kegiatan Promosi dan KIE Program Percepatan Penurunan Stunting Wilayah Khusus Provinsi Jawa Timur, di MWC NU Kecamatan Ngronggot, Nganjuk. Minggu (28/8/2022).

bkkbn-jatim-dan-titik-masudah-giat-sosialisasi-stunting-di-mwc-nu-nganjukHadir dalam kegiatan ini Kaper BKKBN Jatim Dra. Maria Ernawati MM., diwakili Koordinator bidang pelatihan dan pengembangan Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur ┬áBapak Sukamto,SE, MM., anggota Komisi IX DPR RI Staf Khusus Kementerian Ketenagakerjaan Ibu Titik Mas’udah, Dinas OPD Kab/Kota Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Kab. Nganjuk Dra. Widyarti Sidhartini.

Ibu Titik Mas’udah, menjelaskan terkait pengasuhan balita optimal untuk mencegah dan menanggulangi stunting.

“Anak-anak mempunyai hak yang melekat pada diri mereka. Tak hanya memiliki kewajiban, mereka juga memiliki hak yang wajib dipenuhi oleh kedua orang tua mereka,” ujarnya.

bkkbn-jatim-dan-titik-masudah-giat-sosialisasi-stunting-di-mwc-nu-nganjuk“Menurut Undang-undang Perlindungan Anak Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Ini bertujuan untuk menjamin terpenuhinya hak-hak anak agar dapat hidup, tumbuh, berkembang, dan berpartisipasi, secara optimal sesuai dengan harkat dan martabat kemanusiaan, serta mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi, demi terwujudnya anak Indonesia yang berkualitas, akhlak mulia, dan sejahtera,” imbuhnya.

Tentunya sebagai orang tua, sudah sepatutnya kita untuk memenuhi hak-hak mereka selama di rumah. Ini supaya anak dapat hidup dan tumbuh berkembang secara optimal.

Hak Anak yang Wajib Orang Tua Penuhi adalah Hak untuk mengetahui orang tuanya, Hak mendapat pendidikan, Hak mendapat perlindungan, Hak memperoleh kesehatan, dan Anak berhak mendapat kesejahteraan

bkkbn-jatim-dan-titik-masudah-giat-sosialisasi-stunting-di-mwc-nu-nganjukBapak Sukamto juga mengatakan melalui strategi program Bangga Kencana (Pembangunan Keluarga Kependudukan dan Keluarga Berencana), antara lain memperkuat sistem informasi keluarga yang terintegrasi berupa peningkatan kualitas dan pemanfaatan data program bangga kencana berbasis teknologi informasi di seluruh tingkatan wilayah.

Selain itu, pengembangan smart technology program untuk memperkuat pengelolaan program bangga kencana, meningkatkan advokasi dan penggerakan program bangga kencana sesuai dengan karakteristik wilayah dan segmentasi sasaran, meningkatkan akses dan kualitas penyelenggaraan KBKR yang komprehensif berbasis kewilayahan dan fokus pada segmentasi sasaran.@Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *