Pandemi Covid-19 Belum Berakhir Pengawasan Harus Tetap Diperhatikan

Pandemi Covid-19 Belum Berakhir Pengawasan Harus Tetap Diperhatikan
Sindikat Post, Jakarta – Anggota Komisi IX DPR Rahmad Handoyo menegaskan, pandemi Covid-19 belumlah berakhir. Untuk itu, ia meminta agar pengawasan kasus positifnya tetap diperhatikan oleh pemerintah setelah Hari Raya Idulfitri.

Pandemi Covid-19

“Nanti pasca-Lebaran ini seminggu, dua minggu, tiga minggu ini benar-benar pemerintah bekerja keras untuk menunjukkan dan mengevaluasi statistik kenaikan yang ada di data. Saya kira evaluasi secara menyeluruh pada mudik Lebaran ini,” ujar Rahmad dalam keterangan persnya kepada Parlementaria, baru baru ini.

Pandemi Covid-19

Rahmad mengaku memaklumi atusias masyarakat yang melakukan silaturahmi ke daerah kelahiran (pulang kampung). Pasalnya dalam dua tahun terakhir, warga tak dibolehkan mudik dalam rangka pengendalian pandemi Covid-19 oleh pemerintah. “Saya rasa kita tetap dorong kepada warga masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dan mendorong saudara kita yang belum divaksin lengkap untuk segera,” ujar Rahmad.

Pandemi Covid-19

Di samping itu, politisi PDI-Perjuangan tersebut memandang penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) masih perlu diterapkan. Apalagi kebijakan tersebut dinilai berhasil dalam pengendalian kasus Covid-19. “Justru kita sependapat, kita setuju PPKM level ini tetap kita pertahankan sampai benar-benar pandemi tuh hilang atau Covid itu 100 persen kita kendalikan. Nah kaitannya dengan apakah efektif atau tidak di saat animo masyarakat mudik kemarin yang begitu antusias,” katanya.

Agar Covid-19 sepenuhnya terkendali, Rahmad mengingatkan masyarakat untuk tak abai menerapkan protokol kesehatan, terutama memakai masker. Serta vaksinasi dua dosis dan booster untuk memperkuat imunitas tubuh. “Kalau naik sebatas dalam batas kalau masih bisa kita kendalikan satu hal yang wajar, tapi ketika ada kenaikan signifikan pemerintah untuk mengambil kebijakan penaikan level,” tutup legislator dapil Jateng V itu. @red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.