Rian Firmansyah Mengkritik Proses Pelayanan Administrasi di Rumah Sakit Seharusnya Cepat dan Tidak Menyulitkan Pasien

Rian Firmansyah Mengkritik Proses Pelayanan Administrasi di Rumah Sakit Seharusnya Cepat dan Tidak Menyulitkan Pasien

Sindikat Post, Jakarta – Anggota Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI Rian Firmansyah mengkritisi proses pelayanan administrasi yang lambat di sebagian besar rumah sakit di Indonesia. Menurutnya salah satu hal terpenting dalam pelayanan kesehatan yakni proses administrasi yang cepat dan tidak menyulitkan pasien yang berobat.

Rian mengungkapkan hal tersebut usai mengikuti pertemuan Tim Kunjungan Kerja BURT DPR RI dengan manajemen RS Premier Bintaro (RSPB) dan perwakilan PT Jasindo, di Tangerang Selatan, Banten, Sabtu (12/6/2021). Turut hadir Direktur RSPB Dr Martha M. l Siahaan, Manager Operasional Dr Sammy, Manager Marketing Pringgondani, dan jajaran manajemen RSPB.

“Tidak dipungkiri jika kita lihat beberapa fakta di lapangan ada beberapa rumah sakit yang lambat dalam segi administrasi. Hal tersebut membuat pasien yang membutuhkan pertolongan cepat akhirnya bukan malah tertolong malah meninggal di tempat. Saya rasa itu tidak benar dan persoalan ini menarik perhatian saya. Kami berpesan persoalan seperti ini harus digaungkan dan kita bicarakan. Pasalnya jika berbicara nyawa pasien itu bukan hal yang main-main. Maka dari itu dibutuhkan  proses administrasi yang cepat,” tegas Rian.

Lebih lanjut politisi Partai NasDem itu menjelaskan, kehadiran BURT guna mengetahui kesiapan RSPB dalam melayani pasien, khususnya peserta Jaminan Kesehatan Utama (Jamkestama), serta program kemitraan antara Jasindo dengan pihak RS, sebagai RS provider-nya. Ia menilai RSPB ini pantas menjadi role model untuk semua RS yang ada di Indonesia.

“Memang (pelayanan) harus seperti ini. Apalagi kita berbicara Anggota DPR yang aktivitas sangat luar biasa tidak kenal waktu. Oleh sebab itu membutuhkan pelayanan RS yang mumpuni. RSPB adalah rekomended untuk kita bisa menjadi acuan atau contoh bagi rumah sakit-rumah sakit di Indonesia,” pungkas Rian.

Legislator dapil Jawa Barat II itu menambahkan, dari paparan saat pertemuan, bahwasanya RSPB sudah memiliki pengalaman luar biasa dalam memberikan pelayanan kepada pasien, tidak hanya dalam negri akan tetapi di seluruh dunia, dan RS ini layak dan bagus untuk menjadi rujukan untuk Anggota DPR RI berserta keluarga untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.

“Saya menilai kesiapan di RSPB sudah sangat siap, untuk segi pelayanan kesehatan dimana di sini memiliki dua keunggulan dalam hal pelayanan kesehatan yakni bedah tulang serta bedah pembuluh darah. Fasilitas yang dimiliki ruang ICU, NICU untuk anak, UGD, dan lainnya. Hal tersebut bisa menjadi contoh bagi RS daerah maupun pusat,” apresiasi Rian.

Di tempat yang sama, Direktur RS Premier Bintaro Dr Martha M. I Siahaan menjawab terkait pelayanan administrasi yang seharusnya cepat. Ia memastikan proses administrasi dilakukan dengan cepat, dan tidak menjadikan administrasi itu menjadi penghalang masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan, apalagi pasien yang membutuhkan pertolongan cepat.

“Menurut saya jika berbicara administrasi bisa berjalan paralel. Jika tidak ada yang mengantar (pasien), (administrasi) bisa berjalan belakangan. Yang terpenting bagaimana pasien atau pelanggan atau masyarakat bisa diselamatkan ketika mereka membutuhkan pelayanan kesehatan apalagi yang bersifat darurat,” jelasnya.  @red (rni/sf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *