Kalapas Sidoarjo, Teguh: Razia Bentuk Komitmen Lapas Bebas Narkoba

Kalapas Sidoarjo, Teguh: Razia Bentuk Komitmen Lapas Bebas Narkoba

Sindikat Post, Sidoarjo – Petugas Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Klas IIA Sidoarjo menggandeng Polri dan TNI melakukan razia (pemeriksaan) di ruang sel yang ada didalam blok Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Selasa (6/4/2021) sekira pukul 20.00 wib.

Kalapas Sidoarjo, Teguh Pamuji, Amd., IP., S.H., M.H., ketika memimpin apel persiapan razia menerangkan bahwa dalam pelaksanaan pemeriksaan harus santun dan tegas. “Kita harus santun dan tegas dalam pemeriksaan, dalam arti warga binaan juga harus dihormati hak-haknya. Dan bertindak tegas apabila ditemukan ada barang -barang yang dilarang di dalam Lapas, salah satunya narkoba,” ujar Teguh.

Didalam Lapas Sidoarjo yang dihuni 1.206 WBP, yang terdapat di 3 blok, yakni Blok A dan B yang dihuni 1.154 WBP pria, serta blok W yang dihuni 52 WBP perempuan, petugas menemukan barang-barang larangan saat melakukan razia.

“Razia ini sesuai dengan perintah Dirjen agar Lapas berkerjasama dengan aparat Polri dan TNI untuk melakukan razia bersama terhadap warga binaan.  Dan dalam razia malam ini, petugas menemukan beberapa barang yang dilarang, antara lain handphone, charger, dan beberapa senjata tajam (Sajam) yang salah satunya terbuat dari sendok yang diruncingkan,” terang pak Teguh.

Terkait sangsi apa yang akan di berikan pihak Lapas terhadap WBP yang melanggar memiliki barang larangan, pak Teguh menjawab, “Kita akan beri sangsi terhadap warga binaan itu, dikurung selama 6 hari, dan apabila dianggap kurang akan ditambahkan 6 hari lagi kurungan,” terang  pak Teguh.

“Razia ini sebagai bentuk komitmen kami bahwa Lapas Sidoarjo bebas dari narkoba. Dan razia malam ini tidak ditemukan Narkoba,” pungkas pak Teguh.

Dari pantauan media ini, razia berjalan tertib dan aman, WBP tampak menaati dan mengikuti semua arahan dari petugas gabungan yang melakukan razia. @red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *