Kemensos Perpanjang Program BST Tahun 2021 di Kabupaten Sumenep

Kemensos Perpanjang Program BST Tahun 2021 di Kabupaten Sumenep

Sindikat Post, Sumenep – Masih dalam suasana pandemi Covid-19, Kementrian Sosial (Kemensos) kembali memperpanjang program Bantuan Sosial Tunai (BST) untuk terdampak Covid-19 di Pemerintah Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Tahun 2021.

Untuk periode di Tahun 2021, Kabupaten Sumenep akan di realisasikan dalam tiga tahap, yaitu tahap 10, tahap 11 dan tahap 12. Terhitung dari bulan Januari, Februari dan Maret 2021. Dan pemerintah pusat meminta pada tanggal 16 Februari 2021 sampai dengan 2 Maret 2021 pencairan untuk wilayah kepulauan Kabupaten Sumenep segera di realisasikan dan harus tuntas.

Menurut kepala Pos Perwakilan kepulauan Kabupaten Sumenep Sapudi Yuvi Yanto kepada awak media mengatakan, untuk cluster 3 (tiga) tahap ini disatukan, ini sudah jadi perintah Kemensos untuk pencairannya.

“Juga mengingat jarak kepulauan Kabupaten Sumenep yang letak geografisnya sangat berjauhan, sampai ada jarak tempuh perjalanan laut 16 jam perjalanan”, ucapnya. Senin (22/2/2021)

Hal ini mungkin untuk mempermudah dan menghindari resiko perjalanan laut, yang musim Barat selalu dilanda cuaca ekstrem.

“Untuk Kabupaten Sumenep kita Start pada hari ini, Senin 22 Februari 2021 sampai selesai 2 Maret 2021. Yang di mulai dari Kecamatan Nonggunong, yang terdiri dari Desa Tanah Merah, Desa Sumber, Desa Sokarami Timur, dan Desa Sukorami Pesisir. Terhitung tiga hari dari sekarang kita layani Kecamatan Nonggunong, setelah itu hari Kamis 25 Februari 2021 bergeser ke Kecamatan Gayam”, jelasnya.

Pencairan Bantuan Sosial Tunai (BST) cluster 3 (tiga) tahap untuk Desa Tanah Merah dihadiri oleh Camat Nonggunong Moh.Rais Yusuf dan jajarannya.

Dalam kegiatan itu, Camat Nonggunong meminta kepada penerima manfaat (BST) untuk bisa memanfaatkan uang yang telah diterima sebaik mungkin dimasa Pandemi Covid-19. Ia juga berharap dengan adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) senantiasa mematuhi dan taat aturan yang dilaksanakan Pemerintah, “yaitu mematuhi protokol kesehatan”, pintanya.

Kepala Desa Tanah Merah Jailani, dalam sambutannya mengucapkan banyak terimakasih kepada pemerintah pusat maupun daerah yang telah memperhatikan masyarakatnya.

“Walau hanya berjumlah 29 KPM, saya atas nama masyarakat Desa bersyukur Alhamdulillah, karena sudah diperhatikan. Selain BST, masyarakat kami dalam masa pandemi Covid-19 ini juga sudah dibantu juga lewat BLT Dana Desa”, imbuhnya. (Akh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *