Peduli Korban Banjir, Insan GenRe Jombang Berkolaborasi dengan GenRe Jawa Timur Adakan Trauma Healing

Peduli Korban Banjir, Insan GenRe Jombang Berkolaborasi dengan GenRe Jawa Timur Adakan Trauma Healing

Sindikat Post, Jombang – Bencana banjir di kecamatan Bandarkedungmulyo, kabupaten Jombang, Jawa Timur pada tanggal 4 hingga 10 Februari 2021 merendam pemukiman warga dengan tinggi mencapai 2.5 meter. Banjir yang disebabkan jebolnya beberapa titik tanggul sungai Bandarkedungmulyo mengakibatkan 6 Desa terendam banjir.

Atas kejadian bencana itu, pada tanggal 12 Februari 2021, Insan GenRe Kabupaten Jombang berkolaborasi dengan Insan GenRe Jawa Timur dan komunitas remaja lain menyalurkan bantuan untuk korban banjir di kecamatan Bandarkedungmulyo,  tepatnya di Desa Kalipuro dan Desa Bandarkedungmulyo.

Bantuan yang di serahkan untuk korban banjir di antaranya adalah sembako, pakaian, alat kebersihan, obat-obatan dan perlengkapan bayi.

Selain penyaluran bantuan, Insan GenRe Kabupaten Jombang juga mengadakan kegiatan Trauma Healing pada anak-anak dan remaja di Desa Pucangsimo dengan tujuan menghibur dan mengedukasi agar anak-anak maupun remaja selalu semangat dalam belajar serta menerapkan pola hidup sehat di tengah-tengah bencana banjir.

“Banjir yang menerjang, berdampak luar biasa tidak hanya kepada orang tua, namun juga anak-anak. Kegiatan Trauma Healing ini dimaksudkan sebagai bagian dari upaya membangkitkan lagi semangat para anak-anak,” ujar Lukman, sekretaris Insan GenRe Jawa Timur sekaligus Ketua Insan GenRe Jombang. Selasa (16/2/2021).

“Kami mengucapkan terima kasih kepada orang-orang baik yang telah menyalurkan bantuannya kepada korban banjir dan juga apresiasi yang setinggi-tingginya kepada teman-teman Insan GenRe Jombang dan seluruh yang terlibat atas inisiasi yang luar biasa ini,” ungkap Haydar Iskandar selaku Ketua Umum Insan GenRe Jawa Timur. Selasa (16/2/2021).

Menurut Haydar, dengan kegiatan pemulihan trauma ini diharapkan anak-anak lebih bersemangat kembali untuk menjalani kehidupan dan belajar. “Melalui kegiatan ini kami berupaya untuk mengembalikan senyum ceria mereka,” pungkas Haydar.

Kesempatan berbeda, Kepala Perwakilan Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Timur, Drs. Sukaryo Teguh Santoso, M.Pd, mengatakan bencana banjir bisa memicu trauma bagi anak-anak.

“Kegiatan trauma healing ini perlu terus dimarakkan oleh para Insan GenRe sebagai rasa empati antar sesama saudara yang mengalami bencana. Tentu ini bagian dari bentuk Keluarga Bantu Keluarga. Kalau perlu, adakan pendampingan dari psikolog sebagai percepatan pemulihan trauma yang dialami oleh para korban terutama anak-anak,” tutur pak Teguh. Selasa (16/2/2021). @red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *