Tanah di Perbatasan Citraland dan Pakuwon Diduga Ada Tanah Milik Ahli Waris Sa’in

Tanah di Perbatasan Citraland dan Pakuwon Diduga Ada Tanah Milik Ahli Waris Sa’in

Sindikat Post, Surabaya – Pengacara Belly V.S. Daniel Karamoy, S.H., M.H., dan Eko Juniarso, S.H., M.H., dari Pos Bantuan Hukum Advokat Indonesia (Posbakumadin) jalan Kombes Pol M.Duryat No.9, Surabaya, mendampingi kliennya bernama Siati mendatangi tanah yang berlokasi di perbatasan Citraland dan Pakuwon yang masuk di kelurahan Lontar dan Kelurahan Lidah Kulon, Surabaya, Jumat (29/1/2021). Kedatangan Belly datang ke lokasi tersebut dengan tujuan untuk meninjau lokasi tanah milik kliennya.

Belly menerangkan bahwa tanah yang terletak di perbatasan kelurahan Lontar dan Lidah Kulon, Kecamatan Sambikerep, Surabaya adalah milik kliennya berdasarkan Ipeda nomor 954, Persil 167, klas S-I, luas 2.860 M² atas nama Sa’in.

“Kita akan ke Kelurahan melihat Terawangan dan kretek, jika tidak ada perubahan akan kita lanjuti. Perlu diketahui Siati dan saudaranya adalah ahli waris dari Alm. Sain berdasarkan Surat Pernyataan ahli waris tertanggal 21 Juli 2006 yang registrasi di Kelurahan Sambikerep dan Kecamatan Sambikerep,” ujar Belly.

Belly juga menerangkan bahwa ahli waris diduga kuat ditipu oleh Makelar tanah bernama Joyo. “Ahli waris cerita, Joyo meminjam petok D dengan alasan supaya mencari pembeli tanah milik ahli waris. Akan tetapi sudah beberapa tahun, tidak ada pembeli yang datang ke klien kami, dan saat klien kami meminta petok D ke Joyo, ia selalu menghindar,” ujar Belly.

“Ahli waris juga menerangkan bahwa Joyo diduga mencoba menipu mereka dengan mengatakan bahwa tanah tersebut telah dijual, dan penjual mempunyai sertifikat atas tanah tersebut,” lanjut Belly.

Dari penelusuran tim Posbakumadin, diketahui bahwa sertifikat yang dimaksud, diduga salah tempat. “Sertifikat itu diduga salah tempat,” pungkas Belly. @red.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *