Megawati Curhati Kinerja Jokowi Soal Ketersediaan Data Desa

Megawati Curhati Kinerja Jokowi Soal Ketersediaan Data Desa

Sindikat Post, Jakarta – Bersamaan dengan HUT PDI-Perjuangan yang ke-48tahun. Didepan Presiden Jokowi, ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri curhat akan kinerja pemerintah soal ketersediaan data desa yang termutakhir dan transparan.

“Bapak Presiden, saya mau curhat. Dari zaman dulu Indonesia merdeka yang namanya dokumentasi kita, data, dan lain sebagainya masih saja akurasinya tidak berjalan dengan benar,” ungkap Megawati

Mega berharap transparansi data desa bisa terbuka layaknya patform-platform online yang muda diakses.

“Mbok ya data kita itu, sampai saya suka agak bermimpi, kayak di YouTube begitu, dibuka langsung gelar,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Mega lantas bercerita soal pentingnya data dan akses komunikasi desa yang terbuka.

Ia mengungkapkan sulitnya mengakses informasi tentang desa dari kursi pemerintahan pusat kala dirinya masih menjabat sebagai Wakil Presiden.

“Saya waktu jadi Wapres itu urusan pendataan desa saya iseng teleponan dengan ajudan menteri yang kini disebut PUPR, ‘tolong tanyakan mata air Kali Ciliwung itu di mana ya?'” kata Mega menceritakan.

Untuk menjawab pertanyaan itu, Mega mengaku sampai harus menunggu beberapa waktu sampai mendapat jawaban mata air tersebut.

“Mudah-mudahan ini ada (Menteri) PUPR, saya maunya cepat gitu loh,” curhat Mega.

Selanjutnya, Megawati pun membandingkan peristiwa itu dengan kejadian yang ia alami di Kuba saat berkunjung bersama almarhum suaminya, Taufik Kiemas, beberapa waktu lalu.

Diceritakan Megawati, ada sebuah penyerangan di Teluk Babi, Kuba oleh pasukan Amerika. Namun serangan itu berhasil diatasi pemerintah Kuba lantaran mudahnya akses nelayan yang bisa menghubungi pemerintah pusat tentang kapal penyerang.

“Jadi ketika pasukannya sudah akan mendarat dengan kapal amfibi, ada nelayan lapor ke kepala desanya, lalu cara pertahanan kemanan itu, warga boleh langsung telepon ke, katakan (jabatan selevel) Pak Jokowi, dan itu ada daftarnya,” kisah Megawati.

Mendengar cerita itu, Presiden Jokowi pun mengangguk-angguk serius.

“Bayangkan, itu desa loh. Bukan maksudnya mau tiru-tiru, tapi ini yang saya lihat. Betapa desa itu betul-betul garda terdepan,” kata Megawati mengingatkan. (SB/Shu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *