Salah Input Pagu Rp 2,22 Triliun Untuk Pengadaan 4 Unit Ventilator Infant RSUD dr Iskak Tulungagung Belum Ada Revisi, Ada Apa ?

Salah Input Pagu Rp 2,22 Triliun Untuk Pengadaan 4 Unit Ventilator Infant RSUD dr Iskak Tulungagung Belum Ada Revisi, Ada Apa ?

Sindikat Post, Tulungagung –  Pengadaan barang RSUD dr Iskak Tulungagung berupa 4 unit Ventilator Infant untuk pasien Covid 19 yang tertera di aplikasi SiRUP dengan nilai pagu fantastis yakni Rp. 2,22 Triliun yang menurut Humas RSUD dr Iskak, Mochammad Rifai, bahwa itu salah input data, sedangkan Pagu yang sebenarnya adalah Rp 2,2 Milyar, akan tetapi dari pantauan media ini, data pagu yang tercantum sampai berita ini ditayangkan tidak ada perubahan (revisi), masih tetap sama yakni Rp 2,22 Triliun.

Mengetahui data pagu masih tetap Rp 2,22 Triliun, dan tidak adanya revisi, media ini mencoba mengklarifikasi hal itu ke Rifai pada hari Jumat (8/1/2021), akan tetapi sampai berita ini ditayangkan tidak ada jawaban dari Rifai.

Sesuai pemberitaan media ini, berjudul “RSUD dr Iskak Tulungagung Nilai Fantastis Rp 2,22 Triliun Pagu Pengadaan 4 Ventilator Infant Untuk Pasien Covid 19”, yang ditayangkan pada tanggal 7 Januari 2021. Rifai menjelaskan bahwa nilai pagu tersebut salah input data.

“Koyoe kok salah, pendapatan rumah sakit wae setahun mung Rp 280 Milliar. Anggaran kabupaten Tulungagung ae total Rp 2 Triliun sekian. Coba ta tanyakan,” jawab Rifai via pesan WhatsApp. Rabu (6/1/2021) lalu.

“Salah input data di sirup. Sirup itu sistem informasi rencana umum pengadaan. Namun demikian Proses pengadaan tetap mengacu pada Pagu definitif yang telah d tetapkan kementerian/Pemda terkait,” terang Rifai.

Ketika ditanya berapa harga 4 unit Ventilator yang sebenarnya, Rifai menjawab Rp 2,2 Milyar. “Yang benar 2,2 M,” jawabnya.

“Kesalahan pada input data sirup Tidak mempengaruhi nilai total kontraktual yang telah terjadi. Karena kontraktual tersebut telah dikunci dan mengacu pada pagu definitif yang telah ditetapkan kementerian / pemda, yaitu ada item belanja-jumlah dan nominal,” terangnya.

Perlu adanya pihak pihak terkait melakukan pencermatan terkait hal ini, karena nilai pagu yang tertera masih dengan nilai Rp 2,22 Triliun dan belum adanya perubahan nilai pagu. Ada apa ?.

Perlu diketahui, SiRUP adalah aplikasi Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan berbasis web yang fungsinya sebagai sarana atau alat untuk mengumumkan RUP, dan  SiRUP sebagai sarana layanan publik terkait RUP sehingga memudahkan masyarakat dalam mengakses secara langsung Pengadaan Barang/Jasa secara Nasional. @red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *