BKKBN Rapid Test dan Swab Massal 818 Pegawai

BKKBN Rapid Test dan Swab Massal 818 Pegawai

Sindikat Post, Jakarta – Badan Intelijen Negara (BIN) hari ini menggelar rapid test dan swab test massal di kantor Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Jakarta Timur, Rabu (9/9/2020).

Sebanyak 818 pegawai Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), mengikuti rapid antigen selama 2 hari ke depan. Mereka yang hasil rapid test tersebut reaktif akan langsung mengikuti swab test.

Kepala BKKBN Hasto Wardoyo mengatakan, pemeriksaan rapid test merupakan upaya pihaknya untuk mendeteksi para pegawai yang terpapar virus corona, karena pegawai BKKBN setiap harinya harus bergerak ke provinsi-provinsi.

Rapid test antigen adalah tes diagnostik cepat COVID 19 yang dilakukan untuk mendeteksi keberadaan antigen virus COVID 19 pada sampel yang berasal dari saluran pernapasan. Antigen akan terdeteksi ketika virus aktif bereplikasi.

“Adanya pemeriksaan rapid test antigen ini menguntungkan kami sehingga mereka yang bertugas ke lapangan dan yang di lapangan akan merasa aman, tuturnya, Rabu (9/9/2020).

Koordinator Lapangan Mobile Laboraturium Covid-19 BIN, Kolonel Inf Budi Santoso mengatakan kegiatan ini merupakan permintaan dari BKKBN untuk melalukan test terhadap pegawainya.

Hal itu juga selaras sebagaimana perintah Kepala BIN Jenderal Pol (Purn) Budi Gunawan dalam rangka membantu pemerintah untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.

“Kita laksanakan ini dalam rangka untuk mengamankan kebijakan pemerintah yaitu memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Kita mengantisipasi baik di instansi Kementerian maupun lembaga pemerintah,” ucap Kolonel Inf Budi Santoso.

Budi mengatakan BIN akan mengakomodir 818 pegawai BKKBN mengikuti rapid test selama 2 hari ke depan. Mereka yang hasil rapid test tersebut reaktif akan langsung mengikuti swab test.

Untuk itu, BIN mengerahkan 25 tenaga medis dan 3 dokter serta 2 unit mobile Laboratorium PCR test untuk menguji sampel spesimen swab test, yang mana dalam proses pemeriksaannya selama 5-7 jam akan muncul hasil Untuk 1 mobil lab bisa mengerjakan 72 spesiemen selama 5 jam,” jelas Budi.

Hasto mengatakan setelah hasilnya didapat, juga akan dilakukan perawatan terhadap mereka yang terindikasi. Belum lama ini juga dia bersama Doni Monardo, Kepala BNPB Nasional juga membicarakan mengenai bagaimana langkah langkah perubahan hidup baru seperti apa. Sebagai bentuk dukungan program pemerintah.

Sebanyak 1,2 juta kader BKKBN akan melakukan sesuai misi 3M, kita sosialisasikan agar petugas dan masyarakat aman, imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama, Hasto Wardoyo mengucapkan terima kasih atas bantuan kerjasama rapid test dan swab test massal gratis yang diselenggarakan oleh BIN. Hasto menganggap apa yang dilakukan BIN ini sungguh luar biasa.

“Saya atas nama BKKBN dan seluruh jajaran mengucapkan terima kasih yang sebesar besarnya tentunya kepada BIN yang memberikan perhatian yang besar dan langkah-langkah yang luar biasa. Saya kira apa yang dilakukan BIN datang ke lapangan langsung ke lokasi perkantoran itu sungguh luar biasa,” ucap Hasto.

Hasto merasa beruntung para pegawainya bisa mengikuti test cepat COVID-19 ini secara gratis. Sebabnya, para pegawai BKKBN masih kerap berinteraksi dengan masyarakat meski tengah pandemi COVID-19.

“Bagi kami, kami sangat beruntung sekali karena petugas BKKBN ini petugas yang harus mobile, tidak boleh petugas BKKBN diem karena BKKBN ini yang ada disini selalu menggerakan petugas-petugas ke lapangan yang ada di seluruh Indonesia sekitar 25 ribu sehingga karyawan-karyawan kami yang ada di sini itu selalu ke provinsi provinsi,” [email protected]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *