Polres Pelabuhan Tanjung Perak Amankan Pembuat Uang Palsu

Polres Pelabuhan Tanjung Perak Amankan Pembuat Uang Palsu

Sindikat Post, Surabaya – Sat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya berhasil menggagalkan peredaran uang palsu (upal). Dalam kasus ini, polisi mengamankan 2 (dua) tersangka, BBT (26) warga Surabaya dan MY (43) warga Medan Sumatera Utara yang tinggal di Surabaya.

Menurut Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Ganis Setyaningrum, dari tangan kedua tersangka polisi mengamankan upal pecahan 100 ribu dan 50 ribu.

“Modusnya, tersangka memindai uang asli. Lalu mencetaknya melalui printer dengan bahan kertas comfort yang mirip kertas uang asli. Untuk mengurangi kecurigaan, setiap hasil scan uang asli hanya diprint 1 – 2 kali saja,” ujar Ganis saat gelar ungkap kasus, Rabu (29/7/2020).

“Lalu uang palsu itu dijual dengan komposisi 1 banding 3. Jadi untuk setiap pembelian Rp 1 juta uang asli, masyarakat akan mendapat Rp 3 juta uang palsu,” tambahnya.

Lebih lanjut Ganis menjadikan jika uang palsu milik kedua tersangka ini, kemungkinan sudah beredar ke seluruh Indonesia.

“Mereka menjualnya melalui media sosial Facebook. Dan sudah pernah menerima pesanan dari Medan, Palembang, Bali, Bandung, Madura, serta sejumlah kota Jawa Timur,” pungkas Ganis.

Dari keduanya, polisi mengamankan uang palsu sekitar Rp 20 jutaan. Dan mereka akan dijerat Pasal 36 ayat (1), (2) Jo pasal 26 ayat (2) UURI Nomor 7 tahun 2011 tentang Mata Uang dengan ancaman 10 tahun [email protected]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *