Polsek Sapudi Ungkap Kasus Pembunuhan Nenek Muhabiye

Polsek Sapudi Ungkap Kasus Pembunuhan Nenek Muhabiye

Sindikat Post, Sumenep – Polsek Sapudi, Polres Sumenep berhasil mengungkap kasus pembunuhan Nenek Muhabiye (65) di dusun Giliyan, desa Tarebung kec. Gayam kab. Sumenep, Jawa Timur.

Diberitakan sebelumnya,  Nenek Muhabiye meninggal dunia pada hari Minggu (5/7/2020) di tanah tegalan (ladang) miliknya di dusun Gilian, desa Tarebung Kec. Gayam. Hanya memerlukan waktu 16 hari Polsek Sapudi untuk mengungkap kasus yang minim alat bukti.

Dari hasil pemeriksaan saksi dan olah TKP akhirnya yang diduga melakukan pembunuhan terungkap yakni seseorang bernama Pusamin (42) warga dusun Tanto, Desa Sokarami Pesisir Kec. Nonggunong.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan Kanit Reskrim Polsek Sapudi Aipda Rizal Afandi pelaku mengakui telah melakukan pembunuhan terhadap Muhabiye atas dasar kesal dan sakit hati atas penyakit yang diderita snaknya yang disebabkan isu santet yang berawal dari sebuah mimpi mengarah kepada korban.

Langkah cepat Polsek Sapudi ini dapat aprisiasi dari sejumlah kalangan aktifis di Pulau Sapudi, salah satunya Ach. Afandi

“Aprisiasi yang tinggi saya sampaikan kepada semua jajaran Polsek Sapudi yang telah sukses menyelesaikan kasus pembunuhan Muhabiye ini,” ungkap Afandi. Selasa (21/7/2020).

“Dengan terungkapnya kasus ini. Saya juga berharap akan jadi jalan pembuka dengan kasus-kasus pembunuhan yang belum terungkap di tahun yang lalu,” pungkasnya.

Dalam kesempatan yang sama pihak pelapor dari keluarga korban Asnatun  kepada awak media menyampaikan terima kasih kepada jajaran Polsek Sapudi yang telah sukses menuntaskan kasus pembunuhan ini.

Atas perbuatannya Pelaku dijerat pasal KUHP dengan pasal 340 subs 338 subsidair 351 ayat (3) KUHP dengan ancaman hukuman penjara minimal 15 tahun dan maksimal seumur hidup. @Akh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *