Pembangunan Polindes Tahap II Desa Krokeh Kab.Madiun

Pembangunan Polindes Tahap II Desa Krokeh Kab.Madiun

Sindikat Post, Madiun – Dalam melaksanakan pembangunan di desa, demi untuk melayani kepentingan masyarakat, pemerintah desa (pemdes) Krokeh kecamatan Sawahan kabupaten Madiun, terus melanjutkan pembangunan Pondok Bersalin Desa (Polindes) tahap ke II (kedua).

Polindes adalah salah satu bentuk partisipasi atau peran serta masyarakat dalam menyediakan tempat pertolongan persalinan dan pelayanan kesehatan ibu dan anak, termasuk KB yang mana tempat dan lokasinya berada di desa.

Sebelum pelaksanaan pembangunan dimulai, telah dilaksanakan jaring aspirasi masyarakat melalui RT, RW, BPD dan tokoh masyarakat untuk dibawa ke tingkat musrenbangdes. Dan hasilnya telah disepakati bersama beberapa kegitan pembangunan di desa, yang salah satunya yaitu melanjutkan pembangunan Polindes tahap ke II (kedua) tahun 2020.

Pembangunan Polindes tahap I (pertama) telah dilaksanakan pada tahun 2019 dengan menggunakan dana Rp 150.000.000,- dengan sumber dana dari dana desa (DD) tahun 2019.

Pembangunan Polindes tahap ke II (Kedua) dengan anggaran Rp. 100.000.000,- yang berasal dari dana BKK (Bantuan Keuangan Khusus) tahun 2020 dengan volume/ ukuran 6 m X 12 m. Pembangunan yang berlokasi di RT. 08 RW. 02 dilaksanakan oleh TPK Desa Krokeh yang dipimpin oleh Eko Djoko Widodo.

Diperkirakan pembangunan dalam tahap ke II inipun belum bisa selesai dengan sempurna. Makanya rencana penyelesaian / finishing akan dianggarkan pada tahap ke III (ketiga) pada tahun 2021.

Pemdes Krokeh yang dipimpin oleh Kades Sarwono, dibantu oleh sekdes Suparlan, bendahara Sugihartini, beserta seluruh perangkat desa yang ada, berusaha membangun desa dengan sebaik-baiknya dan mewujudkan aspirasi masyarakat, serta meningkatkan pelayanan kerja pada masyarakat, supaya tercapai masyarakat yang adil makmur dan sejahtera.

Sarwono saat ditemui wartawan Sindikat Post dikantornya pada hari Kamis (2/7/2020) dalam wawancaranya mengatakan, “Alasan kenapa kok membangun Polindes, karena Polindes di desa Krokeh belum punya tempat sendiri, sementara ini Polindes numpang dikantor desa. Harapannya setelah pembangunan Polindes selesai, bisa menunjang kesehatan masyarakat, karena pelayanan masyarakat lebih maksimal. Dan setiap bulan diadakan penambahan gizi dan makan gratis.” @Akur.P

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *