Keberhasilan Pemdes Kepel Jaga Kesehatan Warga dan Bangun Infrastruktur di Masa Pandemi Covid 19

Keberhasilan Pemdes Kepel Jaga Kesehatan Warga dan Bangun Infrastruktur di Masa Pandemi Covid 19

Sindikat Post – Madiun. Pemerintah desa (Pemdes) Kepel, kecamatan Kare, kabupaten Madiun dengan sigap menghadapi masa pandemi covid 19 dengan membuat Posko Kendali yang berada di kantor desa, sebagai bentuk desa siaga cegah penularan virus covid 19 dengan budaya hidup sehat dan disiplin.

Selain mengikuti anjuran protokol kesehatan dengan mencuci tangan pakai sabun dengan air yang mengalir, menjaga jarak satu meter dengan orang lain dan memakai masker, pemdes Kepel juga menyiagakan petugas medis beserta peralatannya. Dihimbaukan kepada masyarakat agar supaya tidak panik, karena Posko Kendali Desa Kepel siaga dalam waktu 24 jam.

Dengan adanya bantuan pemerintah pusat ke desa yang berupa Dana Desa (DD) masyarakat juga berharap pembangunan infrastruktur desa segera dilaksanakan. Diawali dari penjaringan aspirasi masyarakat melalui musdus dan dilanjutkan ke tingkat musrenbangdes, akhirnya menghasilkan beberapa kesepakatan, diantaranya pembangunan pavingisasi jalan lingkungan dan pembangunan Tebing Penahan Tanah (TPT).

Pembangunan pavingisasi jalan lingkungan yang berlokasi di RT. 01-RT. 03 dengan volume panjang 267 m X lebar 2,5 m memakai dana Rp. 94.378.000,00.

Pembangunan Tebing Penahan Tanah (TPT) yang berlokasi di RT. 04-RT. 05 dengan volume tinggi 1,5 m X tebal 0,30 m X panjang 70 m memakai dana Rp. 40.907.000,00.

Kedua kegiatan tersebut menggunakan anggaran dari Dana Desa (DD) tahun 2020 dan pelaksana dari TPK Desa Kepel.

Kepala Desa Kepel Sungkono, saat diwawancarai wartawan Sindikat Post dikantornya, Rabu (23/6/2020) mengatakan bahwa semua pembangunan infrastruktur di desanya akan melibatkan pekerja dari masyarakat setempat, karena selain untuk memberdayakan masyarakat juga untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Dan berharap bantuan dari pemerintah pusat yang berupa Dana Desa (DD) tahun depan bisa dicairkan lagi, guna percepatan pembangunan di desa. @Akur.P

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *