Pondok Pesantren Al-Khudri Cetak Santri Mandiri Berguna bagi Bangsa, Negara dan Agama

Pondok Pesantren Al-Khudri Cetak Santri Mandiri Berguna bagi Bangsa, Negara dan Agama

Sindikat Post, Bekasi – Pimpinan Pondok Pesantren Al-Khudri, di Kp.Kaliulu Rt 01 Rw 02, Karangraharja, Kec.Cikarang Utara Kab.Bekasi, Jawa Barat, K.H. Hasan Kholiq, menceritakan asal mula mendirikan pondok pesantren. Minggu (31/5/2020).

“Mulai berdiri tahun 2000 awalnya kita membuka TPA untuk kelas TK. Lalu kita punya cita-cita yang tinggi agar saudara-saudara kita, anak-anak kita yang tidak mampu dan terutama anak-anak yatim dapat sekolah seperti anak-anak yang lain yang mampu,” ucap K.H. Hasan Kholiq.

Ket: K.H. Hasan Kholiq

“Untuk hati terpanggil mendirikan pondok pesantren, pertama kita melihat karena langkanya anak-anak di sekeliling kita yang masuk ke pondok pesantren. Pada saat itu sekitar tahun 2000 an juga kita melihat mahalnya biaya pendidikan yang ada di pesantren atau di sekolah,” sambungnya.

“Kita juga memaklumi bahwasanya kita pernah tidak mampu untuk membiayai anak-anak kita pada saat itu, ketika mereka berusia di MTs atau SMP dan SMA atau Aliyah, maka semenjak itu terjadi peristiwa itu. Saya kepengen punya kemampuan untuk mendirikan satu sekolah yang membantu anak-anak kita, khususnya anak-anak yatim, anak-anak yang tidak mampu agar dapat sekolah yang lebih tinggi. Jadi mereka jangan sampai hanya di sekolah dasar, kita kepengen mereka lulus sekolah dasar, Tsanawiyah, atau SMP dan SMK atau Aliyah,” ungkapnya.

Alhamdulillah, Al-Khudri sekarang sudah punya dari mulai kelas SD, SMP dan SMK dan seluruh kelas itu bagi anak yatim dan anak yang sangat tidak mampu di bebaskan dari semua biaya sekolah, termasuk biaya makan dan biaya jajan di pondok pesantren Al-khudri walaupun seorang hanya Rp 5000 perhari (sambil menangis tak mampu membendung air mata terkenang anak beliau ketika masih sekolah tak mampu membayar biaya sekolah),” tambahnya.

Masih kata KH.Hasan Kholiq, “Kita punya harapan semoga anak-anak santri kita agar mereka sama seperti teman-teman mereka yang mampu dan bisa menatap masa depannya lebih bagus, sama seperti anak-anak yang mampu itu, kita harapkan agar mereka bukan hanya bisa hidup, akan tetapi bisa berjuang dan berguna untuk Bangsa, Negara dan Agamanya, itu niat saya,” pungkasnya. @kamaluddin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *