Pak Teguh Pimpin Penandatanganan Kontrak Kinerja Kabid Perwakilan BKKBN Provinsi Jatim

Pak Teguh Pimpin Penandatanganan Kontrak Kinerja Kabid Perwakilan BKKBN Provinsi Jatim
Ket: Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur, Drs Sukaryo Teguh Santoso, M.Pd.

 

Sindikat Post, Surabaya – Perwakilan Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Timur mengadakan penandatanganan dan penyerahan kontrak Kinerja Kepala Perwakilan (Kaper) Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Timur dengan para kepala bidang. Dan dari para Kepala bidang dengan seluruh kasi/ kasubag. Jumat (22/5/2020).

Acara yang diadakan di ruang LIBI lantai 2 kantor perwakilan BKKBN Provinsi Jatim jalan Airlangga no 31-32 Surabaya dihadiri Kaper BKKBN Provinsi Jatim Drs Sukaryo Teguh Santoso, M.Pd., Sekretaris Perwakilan BKKBN Provinsi Jatim Shodiqin, S.H., MH., para kepala bidang, dan para Kasi/ Kasubag Perwakilan BKKBN provinsi Jatim.

Ket: Shodiqin, S.H., M.H.

Sekretaris Perwakilan BKKBN Provinsi Jatim, Shodiqin, S.H., M.H., dalam  sambutannya mengatakan, “Ada perubahan anggaran yang harus disampaikan kepada kepala bidang, dan kasi. Dan akan dilakukan penandatanganan Kinerja Kepala BKKBN Jatim dengan para kepala Bidang, dan Kepala bidang dengan Kasi/Kasubag masing masing yang akan disaksikan Kaper BKKBN Jatim. Dan pada tanggal 26 Mei akan ada penyelenggarakan penandatanganan para kasi dengan staf di bidang masing – masing,” ujar Shodiqin.

Dalam kesempatan itu, pak Teguh sapaan akrab Kaper BKKBN Provinsi Jatim menyampaikan bahwa acara penandatanganan Kinerja sebagai bentuk kelanjutan penandatanganan Perjanjian Kinerja TA 2020
sesuai DIPA BKKBN Hasil Penyesuaian Belanja (Refocusing), yang dilakukan Kaper BKKBN Provinsi yang dipimpin langsung kepala BKKBN Pusat dr Hasto Wardoyo, SP.OG., melalui teleconfrence pada hari Kamis (14/5/2020) lalu.

“Ini penandatanganan baru, awal sudah kita tandatangani sebelumnya, dan ada penyempurnaan ditahun 2020 karena adanya Pandemi Covid – 19. Anggaran Nasional untuk BKKBN skala Nasional dilakukan penghematan. BKKBN Jatim mendapat anggaran Rp 16 Milyar,” ujar pak Teguh.

“Saat ini Pandemi Covid – 19 melanda seluruh negara termasuk Indonesia, implikasinya terkait penghematan anggaran yang disebut Refocusing. Sehingga perlu kita mempunyai kreativitas dan inovasi untuk mencapai program. Karena penghematan anggaran tidak mengubah output kinerja kita, program dan manajemen pencapain kinerja tetap sama. TFR  tidak berubah, output terakhir TFR tetap 1,94 persen,” ungkap pak Teguh.

“Harus terus dipantau target dan pencapaian secara berkala setiap bulan, sehingga output kinerja akhir tercapai dengan baik. Prioritas pencegahan penularan Pandemi dalam lingkup BKKBN Jatim adalah menjaga kesehatan diri dan keluarga, ikuti semua protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah. Kewaspadaan kita harus expert, karena sekarang Jawa Timur penyebaran Covid – 19 terbesar nomor 2 di Indonesia,” ujar pak Teguh

“Dimasa pandemi, isu paling santer adalah adanya Baby Boom, itu bisa mungkin terjadi karena kita tidak tahu sampai kapan Pandemi ini berakhir. Sekitar 5,8 juta peserta KB jika tidak dilindungi dengan baik, dalam arti, banyaknya drop out KB, kemungkinan besar banyaknya kehamilan, dan itu bisa menyebabkan Baby Boom (kelahiran besar secara bersamaaan),” tambah pak Teguh.

“Drop Out KB mengalami kenaikan, pada bulan Februari sebesar 1,34 %, pada bulan Maret 4,6 % dan bulan April 7,07 %. Jadi kita harus bekerja extra karena pencapaian program tetap sama. Dan saya ingatkan, bekerja di rumah itu tidak liburan, tetap bekerja mengembangkan inovasi dan kreativitas untuk pencapaian program dengan baik. Tetap ingatkan kepada masyarakat jangan putus KB. Karena jika tidak ber KB, ibu – ibu bisa hamil, rentan terserang Covid – 19, karena usai hamil muda lemahnya daya tahan tubuh, dan itu juga kemungkinan bisa berdampak ke janin,” ungkap pak Teguh.

“Dua hari lagi kita merayakan Hari Raya Idul Fitri 1441 H. Dengan segala kerendahan hati dan tidak mengurangi rasa hormat, saya dan keluarga menyampaikan Selamat Hari Raya Idul Fitri. Dan kebersamaan kita lebih kurang 3 bulan ini jika saya ada  salah dimaafkan. Salam hormat saya kepada bapak atau ibu dirumah,” pungkas pak Teguh.

Akhir dari pengarahannya, pak Teguh mengajak semua yang hadir mengucapkan salam BKKBN, “Berencana Itu Keren.” @red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *