Pencairan BST Kecamatan Nonggunong Sumenep Dikawal Ketat Aparat

Pencairan BST Kecamatan Nonggunong Sumenep Dikawal Ketat Aparat

Sindikat Post, Sumenep -Dalam rangka merealisasikan program pemerintah untuk dampak Covid 19 di kec. Nonggunong kab. Sumenep, Jawa timur, hari ini Kamis (21/05/2020) dipendopo kec. Nonggunong mulai mencairkan Bantuan Sosial Tunai (BST).

Dalam pencairan itu pihak pos dikawal forpinka, aparat Kepolisian dan Anggota TNI. Hal ini dibuat ketat karena Camat Nonggunong Moh. Rais Yusuf menginginkan Transparansi karena Banyaknya bantuan atau program pemerintah yang dikawatirkan terjadi tumpang tindih.

“Saya sangat tidak ingin ada masyarakat penerima yang tumpang tindih, karena kasihan masyarakat yang tidak dapat bantuan. Mengingat data yang kita terima dari Dinsos ada yang simpang siur dan tumpang tindih,” tegas camat Rais, Kamis ( 21/2/2020).

Fakta di lapangan dengan banyaknya program Dampak Covid 19 membuat desa – desa di kec. Nonggunong harus berkali kali validasi data.

Lanjut Camat Rais, “Saya juga tegaskan untuk para pendamping PKH dan BPNT untuk kordinasi dengan para kepala desa terus validasi data, agar penerima bantuan program Covid 19 tidak terjadi tumpang tindih dengan program PKH dan BPNT,” pungkasnya.

Jumlah total Masyarakat penerima BST untuk kec. Nonggunong yang tersebar di 8 desa berjumlah 422 Orang dengan perincian, Desa Sokarami Pesisir 36, Sokarami Timur 62, Tanah Merah 16, Somber 16, Nonggunong 36, Rosong 14, Sonok 209 dan Talaga 32.

Sementara dalam kesempatan yang sama kapolsek Kec. Nonggunong Iptu. Nor kholis, menghimbau kepada Masyarakat tetap menjaga situasi dan kondisi yg telah di himbau pemerintah, pakai masker, jaga jarak atau sosial distancing, serta cuci tangan dan hindari kerumunan orang. Hal itu untuk memutus mata rantai Covid 19. @ Akh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *