Pemprov Jatim Rekrut 470 Tenaga Medis Baru Guna Penanganan Pasien Covid-19

Pemprov Jatim Rekrut 470 Tenaga Medis Baru Guna Penanganan Pasien Covid-19

Sindikat Post, Surabaya – Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan merekrut 470 tenaga medis baru, guna mempercepat penanganan pasien yang terjangkit Covid-19.

Menurut Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, pihaknya telah meminta Rumah Sakit Universitas Airlangga (RSUA) Surabaya guna proses rekrutmen ratusan tenaga medis baru tersebut.

“Beberapa waktu lalu, RSUA melakukan rekrutmen 30 orang tenaga medis baru. yang diikuti sekitar 600 orang dari berbagai lini. Kami telah berkoordinasi dengan Direksi RSUA, agar melalukan seleksi kembali pada 570 pelamar yg belum diterima. Supaya 470 orang bisa diterima sebagai tenaga medis baru penanganan Covid-19 di wilayah Jatim,” ujarnya saat jumpa pers di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Sabtu (4/4/2020) malam.

“Dari 470 orang yang terseleksi, nantinya sebanyak 110 orang akan kami dedikasikan di RSUA, yang saat ini sedang mengembangkan ruang Intensive Care Unit (ICU) dan High Care Unit (HCU). Sementara sisanya akan disebar di 75 rumah sakit rujukan Covid-19 yang tersebar di Jatim,” tambahnya.

Lebih lanjut Kofifah menjelaskan, jika sebelumnya Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga telah merekrut 360 orang tenaga kesehatan, yang terdiri dari 72 dokter, 180 perawat, 32 analis medis, 32 radiographe, 16 apoteker, 16 asisten apoteker dan 12 sanitarian.

“Saat ini, di 75 rumah sakit rujukan untuk penanganan Covid-19 yang tersebar di berbagai kabupaten/kota di Jatim, terdapat 152 orang dokter paru, 346 dokter penyakit dalam, 209 dokter anestesi dan 1.275 orang dokter umum. Mereka dibantu ribuan orang perawat dan 1.892 relawan tenaga kesehatan,” ungkapnya.

“Kami juga berkoordinasi dengan bagai organisasi profesi seperti IDI, PDGI, PPNI, IBI, IAI, IAKMI dan tenaga kesehatan lainnya, untuk bersama-sama memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya pada pasien dengan Covid-19. Hingga kedepannya, terdapat 14.438 orang dokter potensial untuk turut serta terjun dalam gotong royong melawan pandemi ini,” tambahnya.

Hingga Sabtu (4/4/2020) pukul 17.30 WIB, tidak ada tambahan pasien positif Covid-19 di Jawa Timur. Hingga jumlahnya tetap 152 orang. Sementara pasien terkonfirmasi sembuh bertambah 2 orang, menjadi 30 orang. Namun pasien Covid-19 yang meninggal bertambah 3 orang menjadi 14 orang. @juju

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *