Polrestabes Surabaya Ungkap Pengedar Narkoba Jaringan Lapas

Polrestabes Surabaya Ungkap Pengedar Narkoba Jaringan Lapas

Sindikat Post, Surabaya – Sat Resnarkoba Polrestabes Surabaya mengamankan 6 (enam) pelaku penyalahgunaan Narkotika. Bahkan mereka ini diketahui menjadi pengedar narkoba jaringan Lapas.

Menurut Kasat Resnarkoba AKBP Memo Ardian, pengungkapan kasus ini berawal dari penyelidikan anggotanya di sebuah rumah kos Jl. Kutisari Selatan Surabaya, Rabu (22/1/2020).

“Di tempat itu, kami mengamankan 2 (dua) tersangka, yakni Eddy Santoso (32), asal Jl. Kupang Krajan Surabaya, Febriliani Lima (22) asal Jl. Kutisari Selatan Surabaya. Eddy dan Febriliani adalah sepasang kekasih. Dari tangan mereka, kami amankan barang bukti berupa 2 bungkusan kardus berisi 19.000 butir Pil Koplo Doubel LL,” ujar Memo saat gelar ungkap kasus di Polrestabes Surabaya, Jumat (31/1/2020).

Kepada petugas tersangka Eddy mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari AK, saudaranya yang saat ini mendekam di sebuah lapas di Jawa Timur.

“Jadi Eddy ini bekerja atas perintah AK. Setiap mengambil barang dari AK secara ranjau, Eddy selalu menyimpannya di rumah kost Febriliani. Selain Pil LL, Eddy juga mengedarkan sabu dan ekstasi,” tambahnya.

Dari hasil pengembangan, juga dapat diamankan tiga pelaku lainnya. Mereka adalah dan Junaidi (43) warga Jl. Kupang Krajan Surabaya, dengan barang bukti 2 (dua) bungkus plastik berisi sabu seberat 166,52 gram dan 12 butir Pil Ekstasi.
Serta sepasang kekasih Ika Putri Aulia (19), asal Jalan Krukah Ulara Surabaya, Catur Rendy (34) asal Jalan Kedondong Kidul Surabaya di sebuah hotel di Jalan Semampir Tengah Surabaya, saat tengah pesta sabu.

“Saat kami geledah rumah tersangka Catur, kami temukan sepoket sabu seberat 23,74 gram beserta bungkusnya, 2 (dua) butir Pil Ekstasi dan 13 butir pil Koplo. Kami tangkap juga Nurdiantor alias J (32) asal Jalan Kampung Malang Surabaya yang merupakan anak buah Catur, dengan barang bukti 12 poket sabu siap edar seberat total 14,26 gram beserta bungkusnya,” pungkas Memo.

Dalam pengungkapan tersebut, diamankan sejumlah barang bukti berupa sabu seberat dengan total keseluruhan sekira 204, 54 gram, pil ekstasi 14 butir dan Pil LL sebanyak 19.013 butir. Para tersangka akan dijerat dengan pasal 114 (2) UU No 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan sanksi pidana maksimal hukuman mati. @juju

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *