Jurnalis Jatim Tabuh Gong Gerakan Selamatkan Jurnalis Dari Kriminalisasi

Jurnalis Jatim Tabuh Gong Gerakan Selamatkan Jurnalis Dari Kriminalisasi

Sindikat Post, Surabaya – Jurnalis yang ada di Jawa Timur menabuh Gong  Gerakan Selamatkan Jurnalis dari Kriminalisasi. Hal tersebut terungkap dari Pertemuan Koodinasi penyelamatan karya jurnalis yang dihadiri perwakilan lembaga pers, lembaga ormas, pimpinan media beserta rekan wartawan media cetak/ on line  dan nampak juga perwakilan Lembaga Advokasi Hukum turut serta berpartisipasi ikut hadir di Hall kampung seni THR. Minggu (15/07/2018).

Agenda Pembahasan adalah menyuarakan keprihatinan terkait maraknya penangkapan para wartawan/jurnalis di Indonesia. Seperti kejadian di Sidoarjo Jawa Timur, Slamet Maulana (Ade) wartawan dari salah satu media Online diSurabaya, ditangkap dan Ditahan oleh Polresta Sidoarjo dan kasusnya sekarang dalam tahap persidangan dengan dakwaan melanggar UU KUHP dan UU ITE Terkait pemberitaannya di media Berita Rakyat pada tanggal 6 Desember 2017.

Agenda rapat Koordinasi yang dilakukan para jurnalis hari ini adalah membedah kasus yang menimpa Ade. Dari rapat ditemukan data data bahwa Kasus yang menimpa Ade diduga ada unsur kriminalisasi, hal itu terlihat dari penemuan dilapangan para wartawan bahwa yang menawarkan pemasangan iklan adalah dari pihak manajemen Karaoke X2 dalam hal ini kuasa hukumnya bernama Prayit, dan dari bukti yang ada Ade tidak pernah menerima uang dari Karaoke X2.

Dari Hasil rapat diputuskan kesepakatan bersama yang pertama, akan membentuk Tim Pencari Fakta  (TPF) atas kasus yang dialami Ade yang mana akan melakukan konfirmasi kepada pengacara Karaoke X2, Karaoke DTOP, Polresta Sidoarjo serta Kejaksaan Negeri Sidoarjo. Dan dari hasil TPF, akan dirapatkan dan diagendakan mengirimi surat kepada Kompolnas, Mabes Polri, Komnas HAM, Polda Jatim dengan harapan agar terbuka semua kebenaran didalam kasus itu.

Keputusan yag kedua, Dalam waktu dekat akan mengelar diskusi/ forum terbuka yang akan menghadirkan pakar hukum, pihak kepolisian, perusahaan Media, wartawan serta Lembaga dan Ormas yang peduli dunia pers.

Keputusan yang ketiga adalah akan segera membentuk Sekertariat Bersama JURNALIS INDONESIA BERSATU (SEKBER JIB). Sekber JIP dibentuk bertujuan menggerakan semua akar rumput wartawan dari semua media dan organisasi di daerah daerah untuk dapat bersatu dan dapat membantu jika ada wartawan terkena masalah hukum atau di kriminalisasi. @red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *