Mabes Polri Copot Tiga Perwira Berpangkat AKBP dari Jabatannya

Mabes Polri Copot Tiga Perwira Berpangkat AKBP dari Jabatannya

Sindikat Post, Surabaya – Mabes Polri dalam sepekan ini mencopot tiga perwira menengah dari jabatanya. Ketiga perwira tersebut yakni, AKBP Bambang Widjanarko, AKBP Sunario dan AKBP M. Yusuf.

AKBP Bambang Widjanarko, dicopot dari jabatannya sebagai Kapolres Pangkep dikarenakan dituduh selingkuh dengan seorang polwan perwira pertama dengan jabatan kepala unit berinisial ENS.

Kapolda Sulsel, Irjen Umar Septono membenarkan, pencopotan Bambang karena diduga selingkuh dengan staf Polres Pangkep berpangkat perwira pertama. Dugaan perselingkuhan ini sedang diproses Bidang Profesi dan Pengamanan Polda Sulawesi Selatan.(10/7/2018).

Pencopotan Bambang berdasarkan Surat Telegram Rahasia (STR) Kapolri Nomor ST / 1679 / VII / KEP. / 2018 yang dikeluarkan langsung dari Mabes Polri.

Perwira kedua yang dicopot adalah AKBP Sunario. Dia dicopot dari jabatan Kapolres Ketapang setelah viral gambar plakat kerjasama Polres Ketapang dengan Kepolisian Republik Rakyat Tiongkok.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) M Iqbal menyatakan, apa yang dilakukan Kapolres Ketapang tersebut tidak sesuai mekanisme yang ada di Polri. Kerja sama dengan negara lain atau polisi negara lain merupakan kewenangan Mabes Polri.(13/7/2018).

Sesuai surat telegram nomor ST/1726/VII/2018 tanggal 13 Juli 2018, tertulis AKBP Sunario yang merupakan Kapolres Ketapang dimutasikan sebagai Pamen Polda Kalbar.

Perwira ketiga yang dicopot adalah AKBP M. Yusuf. Dia dicopot dari jabatan Kasubdit Pam Obvit di Polda Bangka Belitung. Pencopotan itu dilakukan setelah viralnya video yang diduga AKBP M. Yusuf sedang menendang seorang ibu yang diduga melakukan pencurian di toko miliknya, di Jalan Selindung, Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, Rabu (11/7/2018) sekira pukul 19.00 WIB

AKBP M. Yusuf dicopot sesuai telegram ST/1786/VII/2018 yang ditandatangani Karo SDM Polda Babel Kombes Enjang Hasan Kurnia. @red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *