Dimyati : Pelanggaran itu Bukan Dosa BERKAH.

Dimyati : Pelanggaran itu Bukan Dosa BERKAH.

Sindikat Post, Madiun – Menindaklanjuti surat peringatan rekomensasi Panwaslu Kabupaten Madiun pada tanggal 15 Maret 2018 terhadap pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Madiun nomor urut satu, Ahmad Dawami Ragil Saputro dan Hari Wuryanto (BERKAH) yang dinyatakan telah melanggar Alat Peraga Kampanye (APK).

Sekretaris Tim pemenangan nomor urut satu, Dimyati Dahlan dalam jumpa pres di kantor pemenangan Berkah jalan Raya Tiron menjelaskan tidak akan menanggapi apa yang di sangkakan Paswaslu kepada Tim Berkah. Karena apa yang di  sangkakan itu bukan produk  produk dari tim Bekah. Selasa (20/3/2018).

“Semua itu kita serakan ke Bawaslu, silahkan mengusut perbuatan siapa. jangan sampai itu menjadi tanggung jawab dari tim Berkah, sebab itu bukan dosa kami. karena Alat Peraga Kampaye (APK)  seperti planfet, striker dan spanduk yang tersebar di 60 titik diberbagai daerah Kabupaten Madiun bukan produk dari paslon nomor satu”, tutur Dimyati.

“Adapun tim Berkah sudah mendesain baik bumbul umbul, panflet, poster maupun baleho yang telah ditetapkan oleh KPU dan sudah di setorkan ke KPU sesuai standart yang di ijinkan. Sehingga yang bikin sepanduk kemarin itu memang bukan produk berkah. Tim berkah menganggap bahwa yang ada di warung sepanduk maupun poster yang ditempel di toko toko itu bukan produk dari tim kita. Sehingga bukan tugas kita untuk melepas spanduk, itu tugas panwaslu dan satpol pp untuk menurunkan”. Pungkas Dimyati selaku Sekretaris  tim Berkah. @ rik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *