Terkait Dugaan Penyelewengan Dana Bansos Tahun 2017, 18 Perwakilan MWCNU Banyuwangi Di Periksa Kejati Jatim.

Terkait Dugaan Penyelewengan Dana Bansos Tahun 2017, 18 Perwakilan MWCNU Banyuwangi Di Periksa Kejati Jatim.

 

SindikatPost, BANYUWANGI – Belasan pengurus perwakilan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kabupaten Banyuwangi mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri Banyuwangi dalam rangka memenuhi panggilan penyidik Satuan Khusus (Satsus) Tipikor Kejati Jatim, Rabu (21/02/18).

Nurhadi, salah satu penyidik Kejaksaan Tinggi Jatim membenarkan kedatangan para pengurus MWC NU Banyuwangi tersebut terkait dugaan penyelewengan dana Bansos tahun 2017 dan saat ini teamnya telah melakukan pemeriksaan terhadap 8 orang dari 18 pengurus MWCNU yang ada di Banyuwangi.

“Kita mendapat perintah dari Pimpinan Kajati Jatim untuk melakukan pemeriksaan dalam rangka penyelidikan dugaan kasus penyelewengan dana Bansos tahun 2017, untuk sementara kita periksa 8 orang dari 18 orang yang kita panggil,” ungkap Nurhadi.

Sementara itu, Kasi Pidsus Kejaksaan negeri Banyuwangi, Sugiawan menuturkan, pihaknya tidak bisa menjelaskan secara rinci terkait perkembangan kasus tersebut dikarenakan data hasil pemerikasaan terhadap pengurus MWC NU Banyuwangi langsung diserahkan kepada penyidik dari Kejati Jatim.

“Data orang yang kita panggil sudah kita berikan pada penyidik dari kejati jadi saya juga kurang paham siapa saja yang di panggil, yang jelas ada 18 orang yang di panggil dan yang sudah datang dan di periksa masih 8 orang di lanjutkan besok untuk pemeriksaan,” pungkas Sugiawan.

Pantauan awak media, dari 18 pengurus MWC NU yang hadir memenuhi panggilan tersebut di antaranya perwakilan MWCNU kecamatan Genteng, Kalipuro, dan Rumah Sakit NU serta perwakilan Lembaga [email protected]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *