Peradi dan Advokat Lintas Organisasi Menyatakan Sikap Terkait Advokat Firman Wijaya

IMG 20180220 WA0116 1

Sindikatpost, Jakarta – Menindaklanjuti adanya upaya kriminalisasi terhadap profesi advokat dalam menjalankan
tugas profesinya, berkaitan dengan adanya laporan polisi oleh mantan Presiden RI Ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terhadap advokat DR. Firman Wijaya, SH, MH dengan LP :187/II/2018/Bareskrim tertanggal 6 Februari 2018.

Di gedung  LMPP Jalan Wahid Hasyim No.10 Jakarta Pusat, pada tanggal 20 Febuari 2017, Pengacara yang tergabung di Tim Advokasi Untuk Kehormatan Profesi yang terdiri dari Juniver Girsang (Koordinator Tim), Luhut M.P. Pangaribuan, Mohammad Assegaf, Hotma Sitompoel, Musa Darwin Pane dan Ratusan Pengacara lintas organisasi, melakukan rapat koordinasi dan menghasilkan beberapa sikap yang dituangkan dalam surat yang ditandatangani bersama, yakni :

Bahwa apa yang disampaikan rekan advokat Dr. Firman Wijaya, SH. MH. di dalam sidang terbuka bertujuan untuk menggali kebenaran materiil di dalam melaksanakan tugasnya sebagai advokat di dalam konteks kekuasaan kehakiman.

Bahwa profesi advokat memiliki hak imunitas (hak kekebalan hukum) dalam menjalankan profesinya, baik di dalam maupun di luar sidang, untuk tidak dapat dituntut secara perdata maupun pidana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *