Waspada Corona, Mengacu Asas Keselamatan Rakyat, Kapolri Keluarkan Maklumat

Waspada Corona, Mengacu Asas Keselamatan Rakyat, Kapolri Keluarkan Maklumat

Sindikat Post, Jakarta – Mempertimbangkan Situasi nasional terkait dengan cepatnya penyebaran Covid-19, pemerintah telah mengeluarkan kebijakan dalam rangka penanganan secara baik, cepat, dan tepat agar penyebaran tidak meluas dan berkembang menjadi gangguan terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat.

Dan untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat, Polri senantiasa mengacu asas keselamatan rakyat merupakan hukum tertinggi (Salus Populi Suprema Lex Esto) Kepala Kepolisian Republik Indonesia mengeluarkan maklumat.

Berikut Maklumat Kapolri nomor: Mak/ 2/ III/ 2020 Tentang Kepatuhan Terhadap Kebijakan Pemerintah Dalam Penanganan Penyebaran Virus Corona (Covid-19). Ditandangani Kapolri Jendral Polisi Drs. Idham Azis, Msi., di Jakarta pada tanggal 19 Maret 2020.

A. Tidak mengadakan kegiatan sosial kemasyarakatan yang menyebabkan berkumpulnya massa dalam jumlah banyak, baik ditempat umum maupun di lingkungan sendiri, yaitu :

1. Pertemuan sosial, budaya, keagamaan dan aliran kepercayaan dalam bentuk seminar, lokakarya, dan kegiatan lainnya yang sejenis.

2. Kegiatan konser musik, pekan raya, festival, bazar, pasar malam, pameran dan resepsi keluarga.

3. Kegiatan olah raga, kesenian dan jasa hiburan.

4. Unjuk rasa, pawai dan karnaval, serta

5. Kegiatan lainnya yang sifatnya berkumpulnya massa.

B. Tetap tenang dan tidak panik serta lebih meningkatkan kewaspadaan di lingkungan masing-masing, dengan selalu mengikuti informasi dan himbauan resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah.

C. Apabila dalam keadaan mendesak dan tidak dapat dihindari, kegiatan yang melibatkan banyak orang dilaksanakan dengan tetap menjaga jarak dan wajib mengikuti prosedur pemerintah terkait pencegahan penyebaran Covid-19.

D. Tidak melakukan pembelian dan/atau menimbun kebutuhan bahan pokok maupun kebutuhan masyarakat lainnya secara berlebihan.

E. Tidak terpengaruh dan menyebarkan berita-berita dengan sumber tidak jelas yang dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat, dan

F. Apabila ada informasi yang tidak jelas sumbernya dapat menghubungi kepolisian setempat.

Bahwa apabila ditemukan perbuatan perbuatan yang bertentangan Maklumat ini, bahwa setiap anggota Polri wajib melakukan tindakan kepolisian yang diperlukan sesuai ketentuan peraturan dan perundang-undangan yang belaku. Maklumat sampaikan untuk diketahui dan dipatuhi oleh seluruh masyarakat. @red

819 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!