Warga Kedung Anyar Surabaya Ditemukan Meninggal Didalam Kamar Rumahnya

Warga Kedung Anyar Surabaya Ditemukan Meninggal Didalam Kamar Rumahnya

Sindikat Post, Surabaya – Warga Kedung Anyar VI/4 Kelurahan Sawahan, Kecamatan Sawahan, Surabaya, bernama Christine Febuwaty Goentono, SH., Umur 63 tahun ditemukan meninggal dunia di dalam kamar rumahnya pada hari Minggu (1/12/2019) sekira pukul 08.30 Wib.

Unit Reskrim Polsek Sawahan Polrestabes Surabaya dipimpin oleh Kanitreskrim Iptu Ristitanto mendapat informasi adanya orang yang meninggal di wilayah hukumnya, langsung meluncur ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) ditemukannya mayat tersebut.

Dari keterangan Kanit reskrim Iptu Ristitanto, pihak Polsek telah mengamankan beberapa barang bukti dan mendengarkan beberapa keterangan saksi dilapangan.

“Dilapangan kita mencari saksi-saksi, dan mendengarkan keterangan mereka, saksi tersebut adalah Kasmirah (88) pembantu rumah tangga, Adjin (48) selaku ketua RT 9, RW 12, dan Eddy Candra adik korban yang ditemukan meninggal,” ujar Iptu Ristitanto. Minggu (1/12/2019).

“Menurut keterangan saksi Kasmirah, semenjak hari Jumat (29/11/2019) saksi sudah tidak berkomunikasi dengan korban, dan pada hari Sabtu (30/11/2019) saksi berusaha mengetuk pintu korban namun tidak ada jawaban, kemudian hari Minggu (1/12/2019) sekira pukul 06.30 wib, saksi curiga korban tidak pernah keluar kamar. Setelah itu saksi Kasmirah meminta tolong saksi Adjin dan warga untuk melihat kondisi korban didalam kamar,” ujar Kanit Ristitanto.

“Menurut keterangan saksi Adjin, bahwa sekira jam 06.30 wib saksi diberitahu oleh saksi Kasmirah bahwa korban sejak hari Jumat (30/11/2019) tidak keluar kamar, kemudian bersama-sama dengan warga membuka paksa pintu kamar korban, dan melihat korban dengan posisi miring badan diatas kursi rias, kaki berada di lantai tidak bergerak,” lanjut Iptu Ristitanto.

“Menurut keterangan saksi Eddy Candra, sekira jam 07.00 wib saksi diberitahu oleh saksi Adjin bahwa korban telah ditemukan dalam kondisi posisi miring, badan diatas kursi rias kaki berada di lantai tidak bergerak yang berada disamping tempat tidur korban, seketika itu saksi datang ke TKP,” tutur Iptu Ristitanto.

Iptu Ristitanto juga menjelaskan bahwa, “Menurut sepengetahuan saksi Kasmirah, bahwa korban memiliki riwayat sakit namun tidak memiliki permasalahan dengan orang lain,” ungkapnya.

“Sekira jam 09.03 wib Tim Inafis Polrestabes Surabaya yang dipimpin oleh Aiptu Gunawan tiba dilokasi untuk melakukan olah TKP, tidak ada tanda – kekerasan di tubuh korban, dan diduga korban meninggal karena sakit. Sekira jam 09.40 wib jenazah dibawa oleh mobil dinas sosial Kota Surabaya ke Adi Jasa Surabaya untuk dilakukan tindakan lebih lanjut,” ungkap Iptu Ristitanto.

Didalam olah TKP Iptu Rustitanto menjelaskan bahwa pihaknya telah mengamankan beberapa barang bukti di lokasi ditemukannya korban.

“Kita telah mengamankan 4 (empat) buah Handphone yakni; 1 (satu) buah Tab Samsung warna hitam, 2 (dua) buah Hp nokia warna hitam, 1 (satu) buah Hp Nokia warna putih, 1 (satu) buah dompet warna ungu merk LV yang di dalamnya berisi KTP dan sim A dengan identitas korban, beserta kartu member belanja. Terdapat juga Obat-obatan antara lain, Lisinopril dihydrate 2 box, Biocream, Cinolon-N, Amaryl M, Atorvastatin 20, Clinique 3 box, Eyefresh Hydromellose Dextran 70,” ungkap Iptu Ristitanto.

“Selain itu kita juga menemukan dan mengamankan dompet kecil warna biru motif bunga yang berisi kalung warna hijau dengan gantungan salib, 2 (dua) buah tas milik korban warna coklat dan coklat muda yang didalamnya berisi beberapa kotak kacamata dan berbagai kertas belanjaan,” pungkas Iptu Risti. @red

2,482 kali dilihat, 31 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!