Tiga Tahun Derita Sakit, Warga Miskin Rogojampi Banyuwangi Tak Bisa Berobat

Tiga Tahun Derita Sakit, Warga Miskin Rogojampi Banyuwangi Tak Bisa Berobat

Sindikat Post, Banyuwangi – Di balik gemerlapnya Bumi Blambangan dengan segudang prestasi dan popularitasnya di tingkat nasional dan internasional, ternyata masih ada warganya yang kurang mampu tidak bisa menikmati fasilitas terkait dengan kesehatan. Adalah Islamiyah (50) yang tinggal di Dusun Satriyan RT 01 RW 04 Desa Lemahbang Dewo Kecamatan Rogojampi yang diketahui menderita sakit kurang lebih sekitar 3 tahun.

Menurut suaminya, Zamzuri (54), terkait dengan sakitnya sang istri yang sudah bertahun-tahun tersebut, belum pernah ada dari pihak pemerintah setempat yang datang menjenguk maupun memberikan bantuan.

“Saya sendiri mau mengobatkan istri terus terang tidak mampu. Soalnya, penghasilan saya sebagai pencari rongsokan jauh dari cukup Pak,” tuturnya memelas. Selasa (25/12/2018) malam.

Selain tidak mampu untuk mengobatkan istrinya, lelaki tua yang sehari harinya mencari rongsokan di tempat pembuangan sampah di pinggir sungai ini juga masih harus membiayai sekolah anaknya yang sekarang duduk di bangku SMP.

“Harus saya pilih salah satu Pak. Akhirnya anak menjadi prioritas agar bisa terus sekolah. Istri saya jadi mengalah dan seperti inilah keadaannya,” ungkap Zamzuri.

Zamzuri berharap ada perhatian dari pemerintah setempat terkait sakit yang diderita istrinya.

“Sampai hari ini saya juga tidak tahu apa sakitnya istri saya. Karena apa daya, mau mengobatkan tidak punya biaya,” ujarnya.

Keterangan yang berhasil dihimpun melalui tetangga, mereka semua juga tidak tahu apa penyakit yang diderita Islamiyah. Namun salah satu tetangganya yang bernama Sugiyanto (50) menuturkan, kalau berjalan, langkah Islamiyah tertatih dan pelan serta sering jatuh. Jika diajak bicara,  tidak nyambung. Belakangan ini, lanjut Sugiyanto, Islamiyah tidak pernah keluar. Terlebih bila ditinggal kerja suaminya untuk mencari rongsokan.

“Pintu rumahnya pun sering ditutup. Malahan sekarang, jika kencing ya di dalam rumahnya. Sehingga menimbulkan bau menyengat tidak sedap di tetangga kanan kirinya,” kata Sugiyanto dengan nada prihatin.

Di konfirmasi terpisah, Camat Rogojampi Nanik Machrufi, melalui WhatsApp tampak kaget mendapat info ada warganya yang menderita sakit sampai seperti itu.

“Nggeh Pak, besok akan kami kunjungi bersama kepala desa dan kepala puskesmas. Terima kasih infonya nggeh,” balasnya. @ TDani-SWI.

324 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!