Sumber Air Lotompo Desa Tarebung, Sumenep, Madura Perlu Perhatian Pemerintah

Sumber Air Lotompo Desa Tarebung, Sumenep, Madura Perlu Perhatian Pemerintah

Ket : Murahwan Berdiri di Dekat sumber Air Lotompo.

Sindikat Post, Sumenep – Sumber Air Lotompo di dusun Dedderi, desa Tarebung, Kec.Gayam, Sumenep, Madura, Jawa timur sangat dibutuhkan masyarakat untuk kebutuhan sehari-hari, dan kebutuhan untuk mengairi sawah, serta untuk kebutuhan Masjid Nurul Iman yang berada diwilayah tersebut.

Selama ini, sumber air Lotompo dikelola secara urunan dan gotong royong oleh masyarakat setempat, perlu adanya perhatian dari pemerintah untuk mengelolah sumber mata air tersebut, mengingat sumber air Lotompo sangat diandalkan memenuhi kebutuhan masyarakat di musim kemarau.

Perlunya Pengelolahan dari pemerintah terhadap sumber air Lotompo disampaikan Murahwan salah satu warga yang dituakan oleh masyarakat dusun Dedderi dan juga merupakan pemilik sumber air Lotompo.

“Saya berharap sekali sumber ini ada penanganan khusus dari pemerintah, agar debit airnya mampu bertahan walau dimusim kemarau. Karena kalau musim penghujan airnya meluap,” ungkap Murahwan. Kamis (15/8/2019).

“Mengurangnya debit air ini, karena kalau musim kemarau, sisi tebing bisa ambruk, yang membuat aliran sumber jadi sempit dan menyumbat lubang sumber air. Andai ada bantuan pemerintah untuk beton tebing, pengerukan dan aliran irigasi yang menuju persawahan, Insya Allah sawah seribu ini pada musim kemarau tetap produktif,” pungkasnya.

Perlu diketahui, Sumber air Lotompo ini berada di dataran tinggi tepat dibagian timur daya sawah Saebu (persawahan seribu) sehingga sangat cocok untuk irigasi pertanian.

Perlunya adanya perhatian dari kepala desa setempat untuk dapat mengunakan anggaran Dana Desa (DD) pemerintah desa untuk pembangunan sumber air Lotompo, mengingat sumber air ini sangat penting untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terutama bagi para petani disawah seribu. @akh.

832 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!