Soerjana Koesnadi: Tersangka Mesti Menjadi Justice Collaborator Dalam Kasus Match Fiking

Soerjana Koesnadi: Tersangka Mesti Menjadi Justice Collaborator Dalam Kasus Match Fiking

Sindikat Post, Bekasi – Dengan adanya Konferensi Pers di Polda Metro Jaya terkait tindak pidana suap atau Match Fiking yang dipimpin langsung Ketua Satuan Satgas Anti Mafia Bola, Brigjen Hendro Pandowo pada Kamis (28/11/2019) yang menyatakan masih mendalami dan masih mencari 2 orang DPO, tokoh pemuda Bekasi Soerjana Koesnadi berharap dalang dari tindak pidana suap atau Match Fiking segera terbongkar.

Soerjana Koesnadi berharap penuh kepada Satgas Anti Mafia Bola (AMB) harus kejar siapa dalang Match Fixing Perses (Sumedang) VS Persikasi (Kab.Bekasi). “Kita menginginkan agar Satgas Anti Mafia Bola tidak berhenti hanya sampai disini, bongkar sampai ke akar akarnya,” harapnya. Kamis (28/11/2019)

Soerjana Koesnadi pun menambahkan, Apakah hibah dengan jumlah 5 Miliar untuk Persikasi menjadi pemicu terjadinya Match Fixing ?. Sepertinya hal tersebut tidak bisa di pungkiri.

“Hibah untuk Persikasi sebesar 5 Miliar yang pada tahun anggaran 2020 nanti yang di titipkan pada KONI Kabupaten Bekasi. Segala cara dan upaya dilakukan oleh oknum bejad pengurus Persikasi untuk menaikkan Level prestasi secara prestise yang menjadi beban keharusan dalam mencapai target dengan reward besarnya hibah dari pemerintah Kabupaten Bekasi,” imbuhnya.

“Tersangka yang saat ini telah ditangkap sangat kami harapkan membongkar dan bernyanyi keterlibatan semua pihak. Mereka para tersangka mesti menjadi justice collaborator dalam kasus match fixing ini,” tambahnya. @red

921 kali dilihat, 7 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!