Sembilan Alasan Presiden Dunia Mr Djuyoto Suntani Resmikan “Hari Budaya Dunia ” di Malayang, Indonesia

Sembilan Alasan Presiden Dunia Mr Djuyoto Suntani Resmikan “Hari Budaya Dunia ” di Malayang, Indonesia

Sindikat Post, Bandung – Tokoh paling berpengaruh dan paling dihormati di seluruh penjuru Dunia yang menjabat Presiden the World Peace Committee 202 Negara HE Mr Djuyoto Suntani pada 18 Agustus 2019 meresmikan dan menetapkan “Hari Budaya Dunia (World Cultural Day) ” di Kawasan Malayang, Bandung, Jawa Barat, Indonesia.

Penetapan Hari Budaya Dunia dibacakan oleh Direktur Operational the World Peace Committee asal Malaysia Mr Tun Omar Lokman berdasar Sidang the World Peace Committee dari seluruh Dunia yang ditandai tangani Sekretaris Jenderal the World Peace Committee Prof Dr Francesco Paolo Scarciolla dari Italia (Eropa), Chairman the World Peace Committee Dr Agha Tareq Khan dari Pakistan (Asia Selatan), Eksekutif Chairman Dr Samuel Mathew Downing asal Washington DC, America Serikat dan Koordinator Pengumpul Informasi Madam Susanna Gasparyan (Kepala Perwakilan the World Peace Committee di Armenia).

Ada Sembilan Alasan Hari Budaya Dunia di Malayang Bandung Indonesia. Pertama, pada masa Purba di Kawasan Malayang jadi tempat pertemuan Para Dewa. Kedua, Malayang berasal dari Kata “Mala = Persembahan” dan “Shanghyang = Para Dewa Yang Maha Kuasa”. Ketiga, Malayang dari delapan penjuru angin dalam posisi simetris.

Keempat, masyarakat sekitar Malayang banyak menghasilkan produk budaya bercita rasa tinggi. Kelima, Kawasan Malayang memiliki magnet budaya yang inspiratif. Keenam, masyarakat sekitar Malayang banyak menghasilkan industri rumahan.

Ketujuh, masyarakat sekitar Gunung Malayang Teguh menjaga adat budaya leluhur. Kedelapan, masyarakat sekitar sekitar punya perilaku santun Jaga Etika. Kesembilan, dari Kawasan Malayang bisa “melayang = terbang” Menyebarkan Perdamaian dan kebahagiaan ke seluruh penjuru Dunia.

“Sembilan alasan itu yang jadi dasar the World Peace Committee menetapkan Hari Budaya Dunia di Malayang Bandung Indonesia” tegas Sekretaris Jenderal the World Peace Committee Prof Dr Francesco Paolo Scarciolla dari Italia Eropa. @red

723 kali dilihat, 6 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!