Presiden Dunia Mr Djuyoto Suntani : “Corona untuk Wujudkan Peradaban Baru Satu Keluarga Bumi”

Presiden Dunia Mr Djuyoto Suntani : “Corona untuk Wujudkan Peradaban Baru Satu Keluarga Bumi”

Sindikat Post, Batam – Tokoh paling berpengaruh, paling dihormati dan dijunjung tinggi masyarakat international 202 Negara yang menjabat Presiden the World Peace Committee (www.twpc202.org) HE Mr Djuyoto Suntani, mengingatkan pada Umat manusia di seluruh penjuru Dunia, bahwa semua yang terjadi di Bumi, pasti yang terbaik dan yang paling benar.

“Tidak ada yang jelek dan tidak ada yang Salah, termasuk kegoncangan Dunia dewasa Ini yang dilanda Virus Corona. Semua baik dan semua benar atas kehendak alam semesta,” jelas Tokoh Besar Dunia kelahiran Jepara Jawa Tengah Indonesia ini dari Batam, Indonesia (21/3/2020).

Berita Corona yang Menyebar ke seluruh penjuru Dunia sesuai dengan Visi dan Misi The World Peace Committee sebagai Institusi Kemasyaratan International terbesar di Dunia untuk Membangun dan Mewujudkan Peradaban Baru Satu Keluarga Bumi dengan Hati yang Baik.

“Dengan berita Corona sekarang, semua Umat manusia di seluruh penjuru Dunia bersatu Menjadi Satu Keluarga dan Bangsa Bumi. Ini Cara Tuhan untuk mewujudkan Peradaban Baru Satu Keluarga Bumi dengan Hati yang baik,” tambah Presiden Dunia Mr Djuyoto Suntani.

Tokoh Besar Idola masyarakat international pada 202 Negara Ini Sangat percaya pada kuasa Tuhan dan kebaikan alam semesta, sehingga terbang ke berbagai Negara tidak pernah menggunakan masker.

“Anak Anak dan keluarga saya, para staff saya, minta saya menggunakan masker, tapi saya tidak mau karena Saya Yakin dan percaya, Corona adalah Cara Tuhan dan alam semesta untuk mewujudkan Peradaban Baru Satu Keluarga Bumi, saya bersyukur,” tutup Presiden Dunia Mr Djuyoto Suntani yang hari Sabtu (21/3/2020) ini berkunjung ke Pulau Galang, Kepulauan Riau, Indonesia, yang dijadikan Rumah Sakit Corona. @red

576 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!