Presiden Dunia Mr Djuyoto Suntani Besarkan Indonesia ke Seluruh Dunia Tanpa Uang Negara

Sindikat Post, Jakarta – Presiden the World Peace Committee 202 Negara Yang Mulia Mr Djuyoto Suntani memberi teladan dan contoh nyata kepada Pemerintah Indonesia dan seluruh Bangsa Indonesia. Tokoh terbesar dunia kelahiran Jepara Indonesia ini tanpa pencitraan, tanpa gembar gembor, tanpa rekayasa publikasi di media massa, tanpa henti mengangkat, membesarkan, dan membawa kehormatan Bangsa Indonesia ke seluruh penjuru dunia tanpa menggunakan uang negara.

Masyarakat diseluruh penjuru dunia kenal nama Indonesia salah satunya karena nama besar Presiden Dunia Mr Djuyoto Suntani. Contoh ketika berkunjung ke Monumen Nasional Bapak Bangsa Kolombia Shimon Bolivar di Kota Paipa Kolombia diantar Menteri Pariwisata Kolombia, banyak masyarakat bertanya : dari mana Beliau? Menteri Pariwisata Kolombia jawab, “Dari Indonesia”, spontan rakyat Kolombia jawab, “Oh yang nyumbang Gong Perdamaian Dunia di Taman Kota Paipa itu ya,” jawab masyarakat.

“Masyarakat Kolombia memang tidak tahu Indonesia, tapi mereka tahu dan kenal nama Bapak,” jelas Menteri Pariwisata Kolombia Mr Hector Manuel.

Ketika Presiden Dunia Mr Djuyoto Suntani bersama delegasi mendarat di Bandara Internasional Pristina Kosovo Eropa dijemput Kepala Polisi Imigrasi Bandara. Ketika Presiden Dunia Mr Djuyoto Suntani menyebut berasal dari Negara Indonesia, Kepala Polisi Bandara Internasional Pristina Eropa terkejut.

“Yang Mulia orang Indonesia pertama yang mendarat di Bandara Internasional Pristina Kosovo Eropa,” jelasnya, “Indonesia itu di mana? ” tanya Kepala Polisi Bandara Internasional Pristina Kosovo Eropa.

Mendengar pertanyaan Indonesia di mana? Sampai buat kaget mantan Gubernur Maluku Mr Karel Albert Ralahalu kaget. “Jadi kita orang Indonesia pertama yang mendarat di Bandara Internasional Pristina Kosovo Eropa ya,” ujar mantan Gubernur Maluku Mr Karel Albert Ralahalu.

Presiden Dunia Mr Djuyoto Suntani yang terus membesarkan Indonesia ke seluruh dunia tanpa menggunakan uang negara sudah memberi teladan dan contoh nyata kepada Pemerintah dan seluruh rakyat Indonesia.

“Berbuat baik tidak perlu pencitraan, tapi bukti fakta nyata. Pencitraan dalam sekejap hilang tapi fakta nyata itu abadi,” pesan Tokoh terbesar kebanggaan dunia kelahiran Indonesia ini. @red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *