PPK Lilik Arijanto ST. MT Terkesan Tutup Mata, PT Sahhadi Surya diduga Lakukan Korupsi

PPK Lilik Arijanto ST. MT Terkesan Tutup Mata, PT Sahhadi Surya diduga Lakukan Korupsi

Sindikat Post, Surabaya – Pembangunan Gedung Tipe B SMPN 54 Surabaya diduga dikerjakan dengan tidak memenuhi peraturan pembangunan kontruksi. Hal tersebut terlihat saat para wartawan yang tergabung dalam organisasi pers Sindikat Wartawan Indonesia (SWI) melakukan investigasi dilokasi gedung yang sedang dibangun. Jumat (27/4/2018).

Perlu diketahui, Anggaran pembangunan Gedung Tipe B sekolah SMPN 54 berasal dari APBD Pemkot Surabaya Tahun 2018 dengan nilai proyek sebesar Rp. 2.706.845.515 dan pemenang lelang adalah PT. Sahhadi Surya serta Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) adalah Lilik Arijanto, ST. MT. Pekerjaan yang dimulai tanggal 25 Januari 2018 dan mempunyai waktu selesai pekerjaan tanggal 24 Juli 2018, patut dipertanyakan terkait kontruksi pembangunannya.

Ket : Dalam pekerjaan tampak para pekerja tidak memakai perlengkapan kerja

Ada dugaan pelanggaran yang dilakukan PT. Sahhadi Surya selaku kontraktor dalam pembangunan gedung tipe B ini, terlihat dilapangan banyak melakukan pembiaran serta kecurangan dengan tidak memperhatikan Keamanan, Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) yang sudah ditetapkan.

Ada penemuan dilapangan yang diduga mengandung unsur korupsi, antara lain sebanyak 33 pekerja tidak memakai peralatan kerja seperti pakaian kerja,helm kerja, masker, sarung tangan, sepatu kerja yang semua masuk didalam K3 dan hal itu telah melanggar Peraturan Menteri No 01/Men/1989 tentang K3, Instruksi Menaker No.01/1992 tentang pemeriksaan, keberadaan unit organisasi K3, SKB Menaker dan Men PU ke 174/1986 dan nomor 104/KPTS/1986 tentang K3 pada tempat kegiatan kontruksi beserta pedoman pelaksanaan K3 pada tempat kegiatan Kontruksi.

Ket : Bidang Pengecoran tidak bersih

Pekerjaan struktur atas (Upper Structure) merupakan bagian yg berfungsi menerima kombinasi pembebanan yaitu beban mati, beban hidup, beban berat struktur itu sendiri dan beban lain yang direncanakan tidak sesuai dengan penerapan ilmu teknik sipil.

Ketika awak media naik ke lantai dak atas, tidak ada konsultan pengawas dalam pengecoran di SMPN 54, bahkan nampak banyak bekisting yang amburadul serta pemasangan tulangan (Wiremash) serta kolom asal pasang dan nampak pembersihan lantai tidak dilaksanakan sesuai speks. Lantai masih kotor banyak sampah potongan kawat blendrat, potongan triplek berserakan serta minimnya beton decking yang dipasang sehingga tidak layak cor .

Ket: Bekesting tampak dibuat asal asalan

Pembuatan bekisting yang terbuat dari multiplek terlihat tidak rapat atau terbuka, hal itu bisa berakibat hasil pengecoran tidak akan maksimal dan tentu akan mengurangi kekuatan serta kualitas mutu cor.

Ket : Terlihat Penampang dipasang asal tidak sesuai dengan tahapan pengecoran

Dalam pengecoran kolom besi jarang adanya penampang, hal itu terlihat dalam kolom besi banyak yang melayang, sehingga ketika pengecoran kolom besi bisa tergeser posisi yang tentu berdampak dari kekuatan pengecoran.

Ket : Konsultan Pengawas tidak ada hanya terlihat mandor bangunan

Kegiatan pengecoran tidak tampak konsultan Pengawas, hanya ada mandor bangunan, padahal sesuai aturan, Konsultan pengawas harus memonitoring kegiatan kegiatan yang dilakukan selama masa pelaksanaan pekerjaan, dengan tidak adanya Konsultan pengawas dikuatirkan mutu dari pengecoran tidak dapat dipertanggung jawabkan.

Dari beberapa penemuan dilapangan, anggota wartawan yang tergabung di SWI mencoba mengkonfirmasi kepada PPK Lilik Arijanto melalui pesan telepon seluler pribadinya, tetapi Lilik terkesan tidak menghiraukan hal itu terlihat dari pesan para wartawan tidak dibalas.

Lemahnya pengawasan pembangunan gedung tipe B SMPN  54 surabaya ini menambah sisi kelam pengunaan anggaran APBD tahun 2018 , maka dengan adanya temuan team Sindikat Wartawan Indonesia ( SWI)  akan meneruskan temuan ini dan akan disampaikan ke dinas terkait serta Kejati surabaya. @red (team swi)

798 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!