Polres Pelabuhan Tanjung Perak Tangkap Kelompok Perampas Sepeda Motor

Polres Pelabuhan Tanjung Perak Tangkap Kelompok Perampas Sepeda Motor

Sindikat Post, Surabaya – Anggota Sat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak berhasil menangkap 3 (tiga) dari 7 (tujuh) pelaku perampasan kendaraan bermotor menggunakan senjata tajam, dengan korban CRH (17) warga Jalan Demak Timur Surabaya.

Pelaku yang beraksi secara berkelompok dan beberapa diantaranya masih anak-anak ini, merampas sepeda motor korban di depan gudang Jalan Kalianak Madya IV Surabaya, Jumat (25/20/2019) malam lalu.

Menurut Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKBP Antonius Agus Rahmanto, dalam menjalankan aksinya itu, pelaku DWR (17) sengaja membuat akun Facebook palsu bernama Devina, untuk menjerat korbannya.

“Jadi pelaku yang merupakan pria ini, membuat akun palsu dengan menyamar menjadi wanita bernama Devina. Dari situ ia menjerat korban. Lewat chat FB, pelaku meminta korban untuk bertemu dan membeli jaketnya,” ujar Agus saat gelar ungkap kasus di Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Selasa (19/11/2019).

“Korban setuju untuk bertemu “Devina” di Jalan Tambak Asri 19 Surabaya. Namun yang hadir di lokasi adalah DWR yang asli dengan mengaku sebagai teman Devina. DWR beralasan diminta Devina mengantar korban menuju Kalianak Madya IV. Ternyata di TKP, telah menunggu para tersangka lainnya. Diantaranya adalah GS dan MR yang telah tertangkap. Serta YP, DO, RG dan AJ yang masih DPO, ” tambahnya.

Lebih lanjut Agus menjelaskan, jika salah satu pelaku lalu menodongkan pisau, sebagian memegang korban, dan lainnya berjaga-jaga. “Setelah berhasil mengambil motor korban, para pelaku langsung menjualnya ke Madura dengan harga Rp. 3 juta, yang dibagi rata ke seluruh tersangka,” pungkas Agus. .

Dari para tersangka, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, diantaranya 1 (satu) bilah pisau panjang 30 cm, 1 (satu) unit sepeda motor Honda Beat Nopol L 5931 YP, 1 (satu) buah HP merk Advance, 1 (satu) buah jaket warna merah Davino dan 1 (satu)buah jaket warna hitam. Selain menahan para tersangka, polisi berencana menjerat mereka dengan Pasal 365 KUHP, tentang tindak pidana pencurian dengan kekerasan. @juju

385 kali dilihat, 4 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!