Polisi Amankan 50 Kg Sabu Senilai Rp. 74 M Dari Jaringan Sokobanah, Madura

Polisi Amankan 50 Kg Sabu Senilai Rp. 74 M Dari Jaringan Sokobanah, Madura

Sindikat Post, Surabaya – Tim Satgas Merah Putih Anti Narkoba gabungan dari Polda Jatim, Polrestabes Surabaya, Polres Pelabuhan Tanjung Perak dan Bea Cukai, berhasil membongkar jaringan narkoba di Sokobanah, Sampang, Madura. Dalam penggerebekan sebuah rumah yang digunakan sebagai tempat penyimpanan Narkoba tersebut, petugas berhasil mengamankan barang bukti Sabu total seberat 49,93 Kg dan 99 butir ekstasi.

“Semuanya berawal pada Februari 2019, dimana Polres Pelabuhan Tanjung Perak mendapat informasi dari Bea Cukai adanya pengiriman paket ekspedisi berisi Narkoba seberat 14 kg dari Malaysia dengan tujuan Sokobanah, Sampang, Madura. Lalu pada Maret dan April, ada lagi kiriman paket Sabu seberat 10,8 kg dalam kaleng cat yang dikirim dengan tujuan yang sama, ” ujar Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan, saat ungkap kasus & pemusnahan barang bukti narkoba di Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Rabu (31/7/2019).

Menindak lanjuti temuan tersebut, Polda Jatim membentuk satgas khusus untuk menyelidiki kasus ini. Dan berhasil menangkap tersangka SH di Kabupaten Jember, dengan barang bukti Sabu seberat 10,8 kg pada April 2019. Serta tersangka JH dan S di Kabupaten Sampang dengan barang bukti 99 butir pil ekastasi

Menurut Luki, kasus ini tidak berhenti sampai di sini. “Sebab pada Juli ini, kami berhasil menangkap lagi tersangka perempuan N di Kabupaten Sampang dengan barang bukti Sabu seberat 3 kg. Serta tersangka NAH di Pontianak dengan barang bukti Sabu seberat 22.13 kg,” ungkap Luki.

Lebih lanjut Luki menjelaskan jika alur masuknya narkoba di Jawa Timur, melalui jalur darat, laut & udara melewati sejumlah Kota besar, seperti Batam, Jakarta, Pontianak & Surabaya. “Namun semuanya bermuara di Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, Madura,” tandas Luki.

“Dengan keberhasilan ungkap kasus ini, paling tidak 499.300 jiwa generasi muda berhasil diselamatkan dari pengaruh narkoba, yang apabila ditaksir dalam rupiah menimbulkan kerugian materiil sebesar Rp. 74,895 miliar,” pungkasnya. @juju

947 kali dilihat, 13 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!