PN Surabaya Gelar Sidang Pemeriksaan Setempat dijalan Bronggalan Sawah Surabaya

PN Surabaya Gelar Sidang Pemeriksaan Setempat dijalan Bronggalan Sawah Surabaya

Sindikat Post, Surabaya – Pengadilan Negeri (PN) Surabaya menggelar sidang Pemeriksaan Setempat dirumah seorang anggota polisi terkait sengketa dua bidang tanah seluas 120 dan 100 meterpersegi terletak di Jalan Bronggalan Sawah V/No. 47 dan No. 49a Kelurahan Pacar Kembang, Kecamatan Tambaksari Kota Surabaya. Selasa (22/10/2019)

Sidang Pemeriksaan Setempat dipimpin oleh Majelis Hakim PN Surabaya Mashuri Efendi didampingi kuasa hukum penggugat dan juga tergugat serta disaksikan oleh lurah Pacar Kembang dan sejumlah aparat kepolisian sektor Tambaksari, Linmas, dan Satpol PP.

Kuasa hukum penggugat, Amirul Bahri menyampaikan bahwa sidang Pemeriksaan Setempat ini merupakan lanjutan dari gugatan Nomor 371/Pdt.G/2019/PN Sby yang telah terdaftar di Pengadilan Negeri Surabaya pada 11 April 2019.

“Jadi, kita sempat langsung di Lokasi untuk menunjukkan batas-batas sesuai gugatan kepada majelis hakim. Jadi Kedua belah pihak penggugat maupun tergugat untuk menyepakati peninjauan Tempat lokasinya,” tutur Amirul di lokasi Pemeriksaan Setempat.

Amirul menjelaskan, gugatan antara Sukar melawan Ernasari Alias Mimi dan Mochamad Bekti, jadi akibat tanah dan bangunan Sukar dikuasai sepihak oleh Mochamad Bekti. Padahal atas tanah dan bangunan tersebut, Sukar membeli dari Henrikus sejak tahun 2011 dengan atas hak berupa Surat petok D,

“Sedangkan Bekti sendiri katanya membeli tanah itu dari Supriyatin melalui mafia tanah bernama Legiman dan Yayasan Bela Negara Republik Indonesia,” terangnya.

Bukan hanya itu saja, menurut Amirul, gugatan yang dilayangkan oleh Sukar tersebut juga karena Sukar tidak menemukan kata sepakat lagi untuk meneruskan transaksi jual beli tanahnya yang pernah terjadi dengan Ernasari Alias Mimi dan Mochamad Bekti.

“Sukar Klien kami , tidak ingin meneruskan jual belinya lagi,” tandas Amirul.

Sementara Mohamad Musdar, selaku lurah Pacar Kembang saat dikonfirmasi oleh awak media Sindikat Post mengaku tidak mengetahui persis pokok permasalahan yang sebenarnya ini antara Ernasari Alias Mimi dan Mochamad Bekti melawan Sukar.
Musdar hanya tahu kalau sengketa antara keduanya sudah lama terjadi,

“Setahu saya itu persoalan sudah lama akibat adanya selisih harga penjualan. Selebihnya saya tidak tahu,” kata Musdar.

Selaku kuasa hukum Taufik
Ernasari Alias Mimi dan Mochamad Bekti menunjukan sikap kooperatif dengan mengatakan bahwa selama ini kliennya tetap ingin membayar, namun kesulitan berkomunikasi dengan Sukar akibat tempat tinggalnya sudah berpindah.

“Klien kami tetap ingin terus membayar, namun kesulitan untuk menemui Pak Sukar, sebab infonya dia sudah pindah,” kata Taufik.

Selama ini Sukar menggugat Ernasari Alias Mimi dan Mochamad Bekti serta Lurah Pacar Kembang. Dalam Petitumnya, Sukar meminta majelis hakim Pengadilan Negeri Surabaya mengabulkan gugatannya untuk seluruhnya. Dan juga Menuntut supaya kesepakatan jual beli secara lisan tanggal 15 pebriari 2013 antara Sukar selaku Penggunggat dengan Ernasari dan Mochamad Bekti selaku tergugat tidak mempunyai kekuatan hukum yang mengikat.

Sukarjuga menyatakan sebagai Penggugat adalah pemilik sah atas 2 bidang tanah yang terletak di Jl. Bronggalan Sawah V/No. 47, Kel. Pacar Kembang, Kec. Tambaksari Kota Surabaya dengan luas 120 Meterpersegi dan di Jl. Bronggalan Sawah V/No. 49-B, Kel. Pacar Kembang, Kec. Tambaksari Kota Surabaya dengan luas 5 M2 X 20 M2 atau seluas 100 meterpersegi yang diatasnya berdiri sebuah bangunan rumah, sebagaimana Kutipan Register Letter C Kelurahan Pacar Kembang Kecamatan Tambaksari Kota Surabaya atas nama Penggugat. @Budi R

359 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!