Pengurukan Diduga Gunakan Limbah B3, Dinas DLH Kab.Bekasi Siapkan Sangsi

Ket : Arnoko, Kepala Bidang Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi.

 

Sindikat Post, Bekasi – Terkait dengan adanya pengurukan diduga menggunakan limbah B3 untuk perumahan milik Perseroan Terbatas (PT) berinisial RCP yang berada di Kampung Jati jalan Pasar Beras Cikarang, desa Kalijaya, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi. Kepala Bidang Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi Arnoko mengatakan kepada awak media bahwa sampai saat ini masih dalam pengawasan pihak Lingkungan Hidup dan dalam pembuatan sangsi.

“Sedang di buat sangsinya, rapat Kamis hari Jumat pagi sedang dibuat sangsinya,” ucapnya kepada awak media. Senin (01/04/2019).

Arnoko juga menjelaskan terkait limbah B3. Limbah B3 itu ada 6 kriteria, mudah meledak, mudah terbakar, kreatif, korosif, infeksi dan satu lagi beracun, contohnya panas, dan gatal kalau dipegang dan mengakibatkan melepuh.

Terkait dengan limbah B3 itu sendiri Arnoko juga menerangkan bahwa limbah B3 itu harus dikelolah, pengelolahan itu ada beberapa macam. Ada yang namanya pengangkutan, pengumpulan, penyimpanan, pemanfaatan, pengolahan, dan penimbunan. “Dan itu semua ada ijin dan tata cara mainnya,” terangnya.

Arnoko juga menambahkan terkait dengan Standar Nasional Indonesia (SNI) itu jadi bukan tidak boleh menggunakan limbah itu untuk pengurugan, akan tetapi dengan cara harus memiliki ijin. “Karena memang hasil kajian di pusat itu dimungkinkan, diperbolehkan untuk pengerasan jalan, papinblok, tetapi dengan cara standar SNI,”  tambahnya.

Sedangkan dari pihak PT.RCP itu sendiri yang bertanggung jawab dalam pembangunan proyek perumahan berinisial C menjelaskan kepada awak media bahwa bahan untuk pengurukan berasal dari PT.GG. “Sementara kami juga belum aktif kembali sedang menunggu dari LH untuk prosesnya seperti apa dan keduanya, di Surabaya ini sudah di SNI kan,” imbuhnya.@surya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *