Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P Pimpin Apel Kesiapan Operasi Satgas Pamtas RI-RTDL Sektor Barat

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P Pimpin Apel Kesiapan Operasi Satgas Pamtas RI-RTDL Sektor Barat

Sindikat Post, Pekanbaru – Prajurit TNI yang akan ditugaskan dalam Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) antara Republik Indonesia dengan Republik Demokratik Timor Leste (RDTL) Sektor Barat dari Batalyon Infanteri (Yonif) Raider 132/Bima Sakti harus tetap menjaga nama baik dan kehormatan diri, satuan, bangsa dan negara.

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. dihadapan ratusan Prajurit Yonif Raider 132/BS saat memimpin Apel Pemeriksaan Kesiapan Operasi Satgas Pamtas RI-RTDL Sektor Barat, bertempat di lapangan Batalyon Infanteri Raider 132/Bima Sakti, Bangkinang, Pekanbaru, Provinsi Riau. Sabtu (27/7/2019)

Panglima TNI berpesan bahwa setiap anggota harus menguasai sosial budaya masyarakat setempat. Termasuk diantaranya aturan-aturan adat yang ada. “Jangan terpengaruh budaya negatif yang ada, termasuk diantaranya kegiatan-kegiatan illegal sperti penyelundupan, narkoba, mabuk-mabukan, asusila,” harapnya.

“Pada setiap tim harus menguasai gambaran awal situasi dan kondisi wilayah yang menjadi tanggung jawabnya, termasuk kerawanan-kerawanan yang mungkin timbul. Apabila kalian menemukan permasalahan yang tidak dapat kalian selesaikan, segera kalian laporkan ke Komando atas,” ujarnya.

“Pengamanan perbatasan di wilayah rawan tidak sekedar mengamankan patok, tetapi juga memenangkan hati dan pikiran rakyat. Artinya Satgas harus dekat dengan rakyat, tetapi tetap memperhatikan faktor keamanan,” kata Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

Pada kesempatan tersebut, Panglima TNI menghimbau walaupun sedang melaksanakan tugas teritorial, setiap prajurit tetap disiplin menjaga kesehatan. Daerah operasi adalah daerah endemik malaria dan waspadai tingginya angka penderita AIDS.

Diakhir pengarahannya, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyampaikan pelihara moril, jiwa korsa, dan kekompakan, serta disiplin dalam pelaksanaan tugas. Isi waktu dengan kegiatan-kegiatan yang positif. “Saya percaya kalian semua dapat melaksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab, karena kalian adalah prajurit ksatria yang terlatih dan profesional,” pungkasnya. @budi

646 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!