Niat Hati Mencari Pinjaman, Mobil Berserta BPKB Malah “Disita” BCA Finance

Niat Hati Mencari Pinjaman, Mobil Berserta BPKB Malah “Disita” BCA Finance

Sindikat Post, Surabaya – Berniat mengajukan pinjaman malah berbuntut penyitaan unit Mobil Toyota  Yaris 1-5 E AT tahun 2012  dengan nomor polisi L 1588 AH berserta Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB).

Korban atas nama Sumarsono (55 th), merasa diperlakukan tidak adil oleh manajement BCA finance Cabang Galaxy Surabaya dan akibat dari perlakuan itu korban jatuh sakit.

Ket : Didi Sungkono, SH Kuasa Hukum korban memperlihatkan bukti foto kopi BPKB yang “disita” BCA Finance

Menurut keterangan Kuasa Hukum korban, Didi Sungkono SH dari Kantor Hukum Rastra Justitia Associates dan Rekan berkantor di Jl. Raya Cipta Menanggal III A, Ruko RMC No.1-2 Gayungan Surabaya, Selasa (20/3/2018). Beliau menerangkan, bahwa dasar BCA finance menyita itu jelas Cacat Hukum bahkan pihak BCA dengan enaknya merampas unit mobil dan BPKB milik korban. Sumarsono (korban) membeli mobil Yaris secara tunai dan memiliki surat resmi (BPKB) yang sudah diakui ke asliannya.

“Korban sudah menunjukan bukti surat kepemilikan sesuai Dokumen Persyaratan registrasi BEBAS BLOKIR dengan  BPKB no. seri N-03373492 dan terdaftaftar di SIE BPKB Polda Jatim tertanggal 24 October 2017. Kalau memang BCA finance mengklaim memiliki bukti BPKB yang sama ya harus di buktikan di pengadilan, bukan terus se enaknya saja merampas barang milik klien saya,” ungkap Didi Sungkono, SH dengan nada geram.

“Klien kami bahkan sempat melaporkan ke Polsek Sukolilo terkait perampasan mobil dan BPKB, tetapi tidak dibuatkan surat Laporan Polisi, namun pihak Polsek memberikan laporan A (jenis temuan) dan masih dalam proses penyidikan, tetapi sampai saat ini masih belum ada perkembangan terkait laporan klien kami”, imbuh Didi.

Ket : Perwakilan BCA Finance, Oz dan Tomi saat berdialog dengan Didi Sungkono, SH

Dikesempatan yang sama saat perwakilan dari finance BCA, Oz dan Tomi bertemu dan berdialog dengan kuasa hukum korban, Oz menjelaskan bahwa BPKB yang dibawa Sumarsono ada kesamaan dengan BPKB yang dijaminkan seseorang beberapa waktu yang lalu.

“Ketika Sumarsono datang ke kami, kita cek keaslian BPKB nya dan cek fisik mobil, setelah BPKB dan mobil dicek oleh bagian pengecekan, terlihat nomor dan rangka mobil sama dengan yang dijaminkan ke finance kami”. Ujar Oz.

“Kami tidak menahan BPKB tetapi dicek keaslian nya saja, dan itu bukan bagian kami tetapi bagian kredit”, lanjut Oz.

Dari penemuan dilapangan ditemukan dokumen bahwa mobil “disita” pihak BCA tanggal 22 Februari 2018 dan BPKB pada tanggal 23 Februari 2018, tetapi sampai adanya pertemuan hari ini, BPKB dan mobil belum dikembalikan kepada korban.

“Dengan kejadian ini kami sebagai kuasa hukum korban akan terus mengawal dan segera melaporkan ke Polrestabes terkait pelayanan Polsek Sukolilo yang menurut kami lamban dalam menangani klien kami yang meminta perlindungan hukum dalam pembuatan pelaporan. Secepatnya kami akan kumpulkan bukti-bukti sampai adanya BPKB Ganda”, tambah Didi

Sementara itu, kanit Reskrim Polsek Sukolilo saat didatangi awak media tidak ada di tempat, karena ada kegiatan di Polrestabes Surabaya, para awak media hanya di temui David,  selaku penyidik yang menangani adanya BPKB ganda. @

684 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!