Mantan Wartawan Media Umum Suara Gegana Indonesia Tewas di Bunuh

Mantan Wartawan Media Umum Suara Gegana Indonesia Tewas di Bunuh

Sindikat Post, Surabaya – Kasus pembunuhan terjadi di wilayah hukum Polsek Kenjeran Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Seorang yang diduga wartawan dari media umum Suara Gegana Indonesia yang diketahui bernama Soeprayitno (56) meninggal dunia dengan luka sayatan benda tajam pada lengan bawah sebelah kanan pada hari Jumat (10/5/2019) sekira pukul 20.30 Wib.

Menurut keterangan dari Kapolsek Kenjeran Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Kompol H. Cipto, SH. Korban meninggal beralamat di jalan Sidotopo Wetan nomor 198B Surabaya, dibunuh didepan rumah Djumaliha (61) di jalan Tanah Merah nomor 2 Surabaya.

Ket : Surat Tugas Korban dari Media Umum Suara Gegana Indonesia masa berlakunya habis.

“Menurut keterangan saksi, bahwa sebelum kejadian ada 2 orang yang diduga pelaku berboncengan menggunakan sepeda motor Beat masuk ke jalan Tanah Merah gang I. Tidak lama kemudian kedua orang yang diduga pelaku keluar dari jalan Tanah Merah gang I dan berhenti didepan Jalan Tanah Merah gang II,” ungkap Kompol Cipto, Sabtu (11/5/2019).

“Terlihat oleh Saksi, bahwa korban dengan pelaku bertemu dan terlihat adu mulut. Selanjutnya pada saat itu tidak sampai terjadi penusukan ataupun pembacokan oleh pelaku kepada korban karena ada teman pelaku yang berboncengan tersebut melerai dan membuang pisau yang dipegang pelaku, sehingga korban sempat lari menjauh dari pelaku,” tambahnya.

Masih Kompol Cipto, “Oleh karena pelaku tetap emosi sehingga pelaku mengambil pisau yang dibuang itu, dan mengejar korban dan membacok korban mengenai lengan kanan korban sehingga mengakibatkan korban meninggal Dunia. Motif pembunuhan masih dalam penyelidikan,” Pungkas Kompol Cipto.

Untuk mencari motif pembunuhan dan menangkap pelaku, pihak Polsek Kenjeran dibantu Reskrim dan team INAFIS Polres Pelabuhan Tanjung Perak melakukan olah TKP, memeriksa beberapa saksi dan VER mayat di RS. Dr. Soetomo Surabaya.

Untuk mengetahui kebenaran korban adalah seorang wartawan dari Media Suara Gegana Indonesia, awak media Sindikat Post menghubungi pimpinan redaksi dari media tersebut yang bernama Darsono, dari konfirmasi melalui hubungan seluler, Darsono mengatakan bahwa korban mantan wartawan di medianya.

“Dulu gabung dan sekarang sudah tidak lagi, sejak bulan februari 2019 surat tugasnya sudah habis, dulu sering investigasi terkait kasus tanah,” ungkapnya. Sabtu (11/5/2019) sekira pukul 08.30 Wib. @red

1,089 kali dilihat, 15 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!