LBH Manggarai Raya dan Rutan Ngada Teken MoU

LBH Manggarai Raya dan Rutan Ngada Teken MoU

Sidnikat Post, Manggarai – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Manggarai Raya menjalin kerja sama dengan Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Bajawa terkait pemberian bantuan hukum gratis kepada para tahanan di Rutan Bajawa.

Kerja sama antara kedua lembaga itu dilakukan melalui penandatanganan Momorandum of Understanding (MoU) atau nota kesepahaman antara Direktur LBH Manggarai Raya, Fransiskus Ramli bersama Kepala Rutan Kelas II B Ngada, Mustawan, pada hari Senin 29 Juli 2019.

Hadir dalam kesempatan itu antara lain; Koordinator Advokat LBH Manggarai Raya Wilayah Ngada, Maria Agutina Geae, bersama para Advokat LBH Maximilianus Herson Loi, dan Oswaldus Sadu Deu. Sebelum acara penandatangan MoU berlansung, Direktur Fransiskus Ramli bersama Kepala Rutan Kelas II B, Antonius Bambang Sunarto melaksanakan kegiatan sosialisasi tentang bantuan hukum gratis kepada para tahanan di Rutan Kelas II B Bajawa.

Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Manggarai Raya, Fransiskus Ramli mengatakan, bantuan hukum gratis kepada masyarakat tidak mampu merupakan program Kementrian Hukum dan Ham (Kemenkumham) Republik Indonesia (RI) melalui LBH Manggarai Raya sebagai OBH (Organisasi Bantuan Hukum) yang telah terverifikasi dan terakreditasi oleh Kemenkumham RI.

Frans mengakui, LBH Manggarai Raya selama ini sudah banyak membantu masyarakat tidak mampu bila mereka menghadapi masalah hukum. Pendampingan terhadap klien, kata dia, dapat dimulai jika seseorang sudah berstatus sebagai saksi terperiksa, tersangka hingga terdakwa.

“Kami bekerja sesuai arahan atau petunjuk dari Kemenkumham RI dalam memberikan bantuan hukum gratis kepada masyarakat tidak mampu,” ujarnya di hadapan para tahanan.

Mantan Calon Pimpinan KPK itu, menjelaskan, pemberian bantuan hukum gratis kepada masyarakat miskin berdasarkan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2011 tentang Bantuan Hukum gratis dalam rangka memwujudkan akses keadilan bagi masyarakat tidak mampu.

Ia meminta, kepada masyarakat Kabupaten Ngada untuk segera memanfaatkan program bantuan hukum gratis yang diberikan negara melalui LBH Manggarai Raya. Pihaknya berharap, kerja sama bersama Rutan Kelas II B Bajawa dapat berjalan secara maksimal.

Sementara itu, Kepala Rutan Kelas II B Bajawa, Mustawan,S.IP.,M.H menyambut baik kehadiran LBH Manggarai Raya dalam rangka melakukan sosialisasi terkait pemberian bantuan hukum gratis terhadap masyarakat tidak mampu di Kabupaten Ngada.

“Terima kasih kepada Kanwil Kemenkumham karena hari ini kita bisa melaksanakan kerja sama ini. Terima kasih juga kepada LBH Manggarai Raya telah membantu untuk melakukan sosialisasi kepada para tahanan di Rutan Bajawa,” ujarnya.

Ia mengatakan, fasilitas bantuan hukum gratis ini merupakan salah satu program Pemerintah Pusat melalui Kemenkumham RI sehingga sangat terbantu bagi para tahanan yang tidak mampu secara ekonomi.

Ia mengaku, sebelumnya tidak ada OBH (Organisasi Bantuan Hukum) yang membantu masyarakat tidak mampu secara ekonomi di Kabupaten Ngada. Baik bantuan hukum secara litigasi maupun nonlitigasi sehingga acapkali tahanan mengalami kesulitan dalam menghadapi kasus hukum.

“Kami selalu berkomunikasi dengan Kanwil Kemenkumham Provinsi NTT dalam rangka sosialisasi bantuan hukum gratis terhadap tahanan maupun masyarakat tidak mampu di Ngada,”

Mustawan mengakui bahwa, masih banyak masyarakat Kabupaten Ngada belum sepenuhnya memahami proses hukum yang berlaku sehingga dianggap perlu agar para stakeholder terkait melakukan sosialisasi tentang bantuan hukum gratis terhadap masyarakat tidak mampu.

“Kami melihat bahwa masyarakat masih belum sepenuhnya memahami proses hukum,”

Meskipun begitu, selama ini pihaknya sering melaksanakan sosialisasi terkait bantuan hukum gratis terhadap masyarakat miskin. Namun hanya sebatas sosialisasi. Sehingga dengan demikian, kehadiran LBH Manggarai di Rutan Kelas II B Bajawa saat ini bisa menindaklanjuti program bantuan hukum gratis dari Kementrian Hukum dan Ham RI tersebut.

“Kami sudah melakukan sosialisasi, selama ini. Kami hanya berteori saja tetapi belum ada tindak lanjutnya. Hadirnya LBH Manggarai Raya sehingga dapat terealisasi program bantuan hukum gratis,” jelas dia.

Ia pun meminta kepada para tahanan untuk memanfaatkan fasilitas tersebut. Apalagi, ungkap dia, banyak para tahanan Rutan Kelas II B Bajawa mengalami kesulitan finansial saat menghadapi kasus hukum. Sebab, saat ini, biaya sejumlah perkara sangat mahal bila menggunakan jasa para advokat. Sementara di sisi lain, kasus hukum acapkali menimpa masyarakat miskin. Untuk itu, program bantuan hukum gratis sangat bermanfaat terhadap masyarakat miskin.

“Jangan takut bayar. Tidak bayar. Negara sudah menyiapkan bantuan hukum gratis,” kata Mustawan di hadapan para tahanan saat kegiatan sosialisasi pada Senin, 29 Juli 2019.

Ia berharap, kesadaran masyarakat Kabupaten Ngada terhadap proses hukum dapat ditingkatkan melalui kegiatan sosialisasi seperti dilakukan oleh LBH Manggarai Raya.

“Saya berharap bantuan hukum gratis kepada masyarakat yang menghadapi masalah hukum dapat secara optimal. Mudah-mudahan mereka juga terbantu dengan fasilitas tersebut,” harap dia.

Mustawan juga berharap, agar kerja sama ini dapat berlanjut secara terus menerus hingga tahun-tahun mendatang. Pemerintah Pusat, ujar dia, telah mencetuskan program Bantuan Hukum. Oleh karena itu, akan memberikan fasilitas tersebut terhadap masyarakat yang kurang mampu jika menghadapi masalah hukum. @red (kons hona)

571 kali dilihat, 6 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!