Kesempatan Baru Untuk Penyandang Disabilitas

Kesempatan Baru Untuk Penyandang Disabilitas

Sindikat Post, Bekasi – Ibu Yuli, Penyandang Disabilitas, pemimpin Kelompok dari Bagelan, Bekasi, yang selama ini dibina oleh DNIKS, khsususnya melalui Yayasan Anugerah Kencana Buana, hari Jumat melaporkan kepada Ketua Dewan Pembina Anugerah, Prof. Dr. Haryono Suyono didampingi oleh Dr. Mulyono Daniprawiro dari Yayasan Damandiri dan Charles Purba dari PWRI, bahwa dirinya baru saja menerima hibah dari Baznas untuk diteruskan guna membina sekitar lima belas (15) sampai 25 para anggota masyarakat miskin atau dhuafa untuk dilatih dan dipekerjakan menjadi penjahit agar hidupnya tidak miskin lagi.

Seperti diketahui selama ini Ibu Yuli, suami dan anggota kelompoknya memiliki kelompok binaan yang inklusif yaitu menampung penduduk miskin yang cacat dan non cacat dalam binaannya. Ibu Yuli mendapat bantuan Pondok Pesantren At’Taqwa di Bekasi Utara berupa fasilitas gedung guna menampung anak-anak penyandang cacat untuk dididik dalam ketrampilan menjahit, mengolah sampah dan pekerjaan lain agar bisa bekerja dan memiliki kegiatan usaha sehingga tidak miskin. Makin banyak kesukarelaan semacam ini diharapkan penyelesaian penyandang disabilitas di tanah air semakin menjadi kenyataan yang baik dan menggembirakan.

Bantuan dari Baznas tingkat nasional itu telah diserahkan oleh Pengurus Baznas kepada Ibu Yuli oleh salah seorang Pengurus Pusat, Komisaris Baznas Ibu Emy Hamidiyah, MSi dan dalam waktu singkat akan dioperasionalkan sebagai bantuan bagi anggota masyarakat Dhuafa yang akan di latih terlebih dulu, dan kepada mereka diberikan tanggung jawab mengerjakan pekerjaan sehingga bantuannya tidak berupa alat produksi yang mangkrak, atau tidak produktif, tetapi menjadi sarana binaan dan pekerjaan rutin, dan menghasilkan, sehingga keluarganya terbebas dari kondisi miskin, atau dhuafa menjadi keluarga sejahtera, dan berubah dari keluarga penerima manfaat zakat menjadi keluarga pemberi zakat, untuk kepentingan pemberdayaan keluarga lain yang masih memerlukan bantuan.

Proses seperti ini menjadi model yang diperkenalkan oleh Yayasan Anugerah yang siap bekerja sama dengan lembaga lain yang berminat. Semoga yang berminat bisa berhubungan dengan Yayasan Anugerah, khususnya mas Fajar dan mas Rudi Lubis dengan alamat Jl. Pengadegan Barat nomor 4, Jakarta, atau dengan DNIKS di Kantornya di Tanah Abang Jakarta. @red (hs)

476 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!