Jual Elektronik Berkedok Hadiah, diduga Menipu Konsumen

Ket: salah satu anggota yang diduga penipu 

Sindikatpost, Surabaya –  Dugaan penipuan berkedok hadiah marak terjadi di Mall mall kota Surabaya, hal tersebut diduga ada pembiaran dari pihak management mall. Pengunjung  yang belanja berharap mendapat diskon yang besar malah menjadi korban penipuan berkedok hadiah.

Tidak sedikit yang menjadi korban penipuan, kehilangan uang karena undian berhadiah elektronik berkedok menjual elektronik , diduga kedok undian berhadiah elektronik ini bisa meraup keuntungan jutaan tiap harinya banyak dijalankan penipu.

Banyak sekali usaha dugaan penipuan berkedok undian, ataupun diskon yang sekarang ini marak di mall-mall, ini di sebabkan karena lemahnya pengawasan penegak hukum yang cederung kurang kontrol terhadap pelaku kejahatan.

kejadian ini sangat meresahkan masyarakat, dan pihak kepolisian di minta tegas untuk memberantas kasus kejahatan yang berkedok undian berhadiah ini.

Modus yang di lakukan pelaku sangat beragam, seperti pemberian diskon sampai 35%-50%, biaya administrasi atau uang muka hangus, dugaan korban harus menandatangi kontrak dalam kondisi tertekan, selain itu mereka bisa membuat korban menjadi tidak sadar dan tergiur oleh hadiah yang akan di berikan kepada korban, seperti home theater, kulkas, Tv, laptop, Hp, vacuum Cleaner dan lain-lain, tapi pada kenyataannya semua itu bohong besar, karena undian berhadiah tersebut hanya menjual produk home theater saja.

Sudah banyak korban yang terjerat undian berhadiah elektronik di salah satu mall Surabaya, seperti warga (Ans) jalan Kenjeran, menurut keterangan Ans ketika di klarifikasi terkait awal kejadian penipuan,’’ awalnya saya saat memasuki mall, tiba-tiba seorang sales mendekatinya dan memberikan selebaran dengan mengatakan, kalau mereka ingin survei pengunjung, saya diajak ke sebuah toko yang tidak jelas nama stand tokonya setelah itu saya diberi undian, kemudian kami di suruh membuka atau menggosok undian tersebut yang ternyata nomornya cocok dan berhak mendapatkan hadiah yang di buka dalam brosur”, kata Ans.

Lanjut Ans, “kami mendapatkan sebuah hadiah home theater dengan harga Rp 6 juta dan disuruh membayar sebesar Rp 4 juta karena dapat diskon 40%, setelah sampai di rumah baru tersadar, kalau semua itu modus penipuan yang berkedok undian berhadiah, kamipun mengecek hadiah yang kami dapatkan di sebuah mall di toko elektronik, ternyata harga barang yang kami peroleh hanya Rp 500 Ribu,’’ ungkap Ans.

Pada saat awak media melakukan investigasi dilapangan berdasarkan informasi yang ada, menemukan hal serupa. Di tawari salah satu diduga anggota penipu berkedok undian berhadiah di mall, awak media yang di tawari brosur dari crew, yang mencoba merayu untuk menerima dengan penjelasan bahwa di dalam brosur ada hadiah utama seperti laptop, handphone, namun pada saat brosur tersebut di buka benar adanya di dalam brosur ada nomor undian yang ternyata ada hadiah utama namun, ketika di tanya hadiah utamanya dan crew tersebut mengetahui kalau pengunjung tersebut adalah awak media, seketika itu crew tersebut mempertemukan awak media dengan koordinator toko yang bernama Roy,’’ mas nggak usah rame – rame ini buat mas saja, tolong jangan di usik kerjaan kami,’’ kata Roy kepada awak media sambil memberikan beberapa lembar uang untuk menyuap, hal tersebut langsung di tolak.

Dari investigasi, ada beberapa stand undian berhadiah yang diduga menipu konsumen yaitu stand GST, stand G, stand TJA kesemua stand tersebut melakukan aksi penipuan dengan membuka lapak stand (toko) sebagai penjual elektronik .@red/tim.

One Comment on “Jual Elektronik Berkedok Hadiah, diduga Menipu Konsumen”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *