Inovasi Rubuha Desa Cisuru Kab.Cilacap Kurangi Hama Tikus

Inovasi Rubuha Desa Cisuru Kab.Cilacap Kurangi Hama Tikus

Sindikat Post, Cilacap – Di negara-negara maju, kalau kita bicara inovasi yang kemudian dikembangkan dalam usaha besar melalui kegiatan manufaktur, biasanya menyangkut inovasi yang secara besar-besaran bisa menjadi produk laku jual dan menguntungkan secara masif. Tetapi penemuan inovasi yang dilaporkan oleh Khalid Barkah, Pendamping Desa Kecamatan Cipari, Kabupaten Cilacap kepada Ketua Tim Pakar Menteri Desa Haryono Suyono bukan inovasi seperti itu, tetapi suatu Rubuha (Rumah Burung Hantu) yang dikembangkan para petani di Desa Cisuru untuk mengurangi hama tikus.

Namun menurut Kiman Kusdianto, Kepala Desa Cisuru dan Pirno, Ketua Kelompok Tani Dwi Lestari, penemuan di desanya itu membawa manfaat yang luar biasa kepada penduduk setempat. Dengan adanya penemuan itu Desa Cisuru memiliki makin banyak cara menanggulangi hama tikus yang merugikan petani, salah satunya adalah Rubuha (Rumah Burung Hantu). Inovasi ini menjadi solusi mengurangi hama tikus yang ramah lingkungan. Rubuha juga mampu melestarikan keberadaan burung hantu atau Tyto Alba yang semakin langka.

Desa Cisuru terletak di Kecamatan Cipari, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Sebelumnya, penanggulangan hama tikus dilakukan dengan berburu binatang pengerat itu. Secara gotong-royong petani membongkar lubang persembunyian tikus dan membunuhnya. Metode ini menimbulkan pencemaran udara dengan bau busuk bangkai tikus yang sangat menyengat. Inovasi Rubuha sangat menguntungkan bagi para petani karena mampu mengurangi kerusakan tanaman padi akibat hama tikus. Selain itu, metode ini jelas tidak merusak lingkungan, sekaligus mampu mengembangbiakan spesies burung hantu yang mulai langka.

Berkurangnya hama tikus membuat hasil panen petani semakin meningkat. Inovasi dari Kelompok Tani Dwi Lestari Desa Cisuru layak mendapat acungan jempol. Praktik serupa bisa dilakukan di desa-desa lainnya untuk mengurangi hama tikus di area pertanian. Semoga. @red (hs)

892 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!