Gagalkan Peredaran Jutaan Pil Koplo, Polrestabes Surabaya Tahan 6 Tersangka

Gagalkan Peredaran Jutaan Pil Koplo, Polrestabes Surabaya Tahan 6 Tersangka

Sindikat Post, Surabaya – Setelah menggagalkan peredaran sekitar 3,4 juta butir obat terlarang jenis double LL dan Dextro, yang ditemukan di sebuah kantor ekspedisi Jalan Semut Kali Surabaya, pada Minggu (8/12/2019) lalu. Polrestabes Surabaya akhirnya menunjukkan 6 (enam) tersangka terkait kasus tersebut.

Menurut Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Sandi Nugroho, dalam kasus ini pihaknya mengamankan 34 koli berisi obat keras tersebut. Dengan rincian 19 koli berisi pil double L dan sisanya berisi pil Dextro.

“Yang membuat kami merasa miris, semua obat ini dikemas dengan tulisan atau logo sebagai Vitamin B. Tidak hanya untuk mengelabui polisi, namun juga untuk mengelabui masyarakat,” ujarnya saat gelar ungkap kasus di Mapolrestabes Surabaya, Jumat (13/12/2019).

“Dalam kasus ini, kami amankan 6 (enam) tersangka yaitu Erik (42), Suherman (43), Robby (41), Choirul (47), Suyono (50) dan Agus (34). Mereka memiliki peran masing-masing, seperti pemesan barang, pencatat di kantor ekspedisi, serta pengedar dari pil tersebut,” tambahnya.

Lebih lanjut Sandi menjelaskan bahwa para pelaku ini sudah berkali-kali melakukan pengiriman dan mengedarkan pil koplo tersebut. “Ini merupakan jaringan Surabaya – Mojokerto. Namun mereka juga mengedarkan ke berbagai wilayah di Jawa Timur, hingga ke Jember dan Banyuwangi,” ungkapnya.

“Sebenarnya obat-obatan ini juga di jual di apotik. Namun karena masuk dalam daftar obat keras. Maka pembeliannya harus menggunakan resep dokter. Para tersangka kami Amankan, karena mereka tidak dapat menunjukkan izin peredaran obat keras tersebut. Serta mengakui jika obat keras itu dijual di pasaran gelap,” pungkasnya.@juju

747 kali dilihat, 7 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!