Rektor Universitas Muhammadiyah Tertarik Gabung Pertides

Rektor Universitas Muhammadiyah Tertarik Gabung Pertides

Sindikat Post, Jakarta – Rektor Universitas Muhammadiyah Gorontalo, Dr. dr. Isman Yusuf, SpS beserta dua orang Ketua dan Pengurus Yayasannya, hari Jum’at (28/12/2018) siang, dalam kesempatan makan siang bersama, sempat berbincang dan silaturahmi dengan Haryono Suyono, Pembina Yayasan Anugerah Kencana Buana (Anugerah), sekaligus Ketua Tim Pakar Menteri Desa PDTT yang didampingi Ketua Yayasan Fajar Wiryono, Rudi Lubis, Astuty, Dr. Mulyono D, Riri dan Indrawati bersama staf lainnya.

Dalam pembicaraan yang akrab dikabarkan bahwa desa binaan Universitas Muhammadiyah di Gorontalo dalam berbagai kesempatan KKN ke desa-desa di masa lalu berupa Posdaya di banyak desa, masih aktif melaksanakan kegiatan pemberdayaan masyarakat di desanya.

Rektor dan jajarannya memohon agar kegiatan Posdaya itu bisa dimanfaatkan membantu pengembangan program masuk desa yang kini digelar oleh Menteri Desa PDTT dan jajaran yang ada di setiap desa di Indonesia.

Haryono yang kini aktif membantu Menteri Desa PDTT Eko Pryo Sandjojo menganjurkan agar Universitas Muhammadiyah, seperti Perguruan Tinggi lainnya di Indonesia, segera bergabung pada Kelompok Perguruan Tinggi sahabat Kementerian Desa PDTT (Pertides) agar bisa ikut aktif dalam berbagai kegiatan bersama Punggawa dan masyarakat desa.

Perguruan tinggi bisa ikut dalam gerakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan para mahasiswa dalam KKN tersebut bisa langsung membantu rakyat dan punggawa desa. Para tenaga mahasiswa dapat tinggal di desa selama satu bulan bersama rakyat membangun desa dan masyarakatnya.

Para dosen dapat melakukan pelatihan kepada para petugas dan relawan desa dalam rangka Akademi Desa 4.0 bersama dengan Universitas Terbuka mengadakan kegiatan lewat jalur maya atau internet yang dikombinasi dengan pertemuan tatap muka melalui kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi setempat.

Di berbagai Provinsi telah ada perguruan tinggi yang memperbantukan tenaga dosennya sebagai pendamping Kepala Desa ikut merumuskan program dan membantu Pertemuan Kepala Desa dengan rakyatnya dalam bentuk Rembug Desa guna merancang program pembangunan di desa. Kerja sama itu bisa dilakukan oleh setiap desa karena wewenang untuk itu telah disepakati dengan dukungan dana desa yang jumlahnya melimpah untuk membangun secara mandiri dan lestari. Semoga gerakan gotong royong seperti itu segera dapat ditumbuh kembangkan di Gorontalo. @red (hs)

198 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!