Pasar Desa Patimuan Tingkatkan Ekonomi Warga Desa

Pasar Desa Patimuan Tingkatkan Ekonomi Warga Desa

Sindikat Post, Cilacap – Penduduk Desa Patimuan Cilacap, kegiatan ekonominya bertambah maju karena di desanya berhasil didirikan Pasar yang bersih, sehat yang secara sengaja dirangsang meningkatkan ekonomi warga desanya. Para penggagas sadar akan kebutuhan masyarakat desanya dan melihat kebangkitan ekonomi di wilayah perdesaan yang makin maju.

Pasar Desa yang dikembangkan menyediakan ruang gerai bagi aneka produk warga, seperti pakaian, sayur-mayur, kuliner, termasuk hewan peliharaan.Melalui pasar desa ini warga dapat menjual atau membeli produk yang dibutuhkan dengan cepat dan efisien. Untuk itu, pasar desa dipelihara tetap bersih sehingga sehat dan ramah bagi siap saja yang berkunjung. Penataan pasar dilakukan oleh Pemerintah Desa Patimuan. Dibawah kepemimpinan Icuk Sudiarto, pasar desa dinamai Pasar Pancasila dengan mengusung tagline pasar sehat, bersih, dan kekeluargaan.

Meskipun gerai dagang masih dirancang ala pasar tradisonal, namun urusan kebersihan dan kenyamanan menjadi prioritas utama. Setiap penghuni pasar wajib memelihara kesehatan dan kebersihan pasar sampai-sampai pengunjung tidak akan menemui lorong dan jalanan yang kumuh dan becek. Untuk itu, Pasar ini dikelola oleh pemerintah desa dan koperasi pedagang. Ada 400 pedagang yang menjadi anggota koperasi pedagang pasar yang didirikan oleh pemerintah desa.

Menurut Icuk Sudiarto, Kepala Desa Patimuan, penatan pasar desa dilakukan sejak tahun 2015 yang ditandai sebagai tonggak kebangkitan dimulainya Pasar Desa Patimuan. Selasa (25/12/2018).

Para penggerak merobohkan pasar lama yang kumuh dan membangun pasar baru yang lebih kinclong. Pasar Desa Patimuan itu dibangun di atas tanah ulayat desa seluas 1,2 ha. Biaya pembangunan pasar berasal dari patungan para pedagang dan anggaran desa. Pasar Desa Patimuan juga dilengkapi dengan fasilitas radioland dan pasar online. Setiap hari pasar, radio menyiarkan informasi harga komoditi sebagai sumber rujukan para pengunjung.

Diharapkan penduduk desa ini menyepakati agar pasar ini dikembangkan menjadi aset desa dalam bentuk Bumdes sehingga Pasar Desa bisa menjadi pusat pengembangan ekonomi di desanya. Untuk memeriahkan susasana para pedagang atau pengunjung dapat memesan lagu atau pengumuman dengan mengirim SMS ke penyiar, sehingga semua komoditi dalam pasar juga bisa diakses melalui internet.

Para pembeli bisa melakukan transaksi lewat gawai atas semua produk yang dijual dalam pasar. Penduduk desa bertekad Pasar Pancasila menjadi pasar kampung yang tidak kampungan, pasar desa yang tidak lagi bersifat ndesani. Mari kita tiru gagasan ini dan ayo belanja ke pasar desa!. @red (hs)

357 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!